Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tingkatkan Partisipasi Pilkada Tahun 2020, KPU Binjai Lakukan Evaluasi

Tim Redaksi: Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:43 WIB

KPU Kota Binjai Melaksanakan evaluasi kegiatan partisipasi masyarakat pemilu 2019 di kebun Pondok Punokawan Binjai.
KPU Kota Binjai Melaksanakan evaluasi kegiatan partisipasi masyarakat pemilu 2019 di kebun Pondok Punokawan Binjai.
BINJAI | Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai Melaksanakan evaluasi kegiatan partisipasi masyarakat pemilu 2019 di kebun Pondok Punokawan Binjai, Selasa (8/10/2019).

Evaluasi Kegiatan Partisipasi Masyarakat pada Pemilu 2019 dan Persiapan Kegiatan Partisipasi Masyarakat pada Pilkada 2020 dihadiri seluruh jajaran Komisioner KPU Kota Binjai, Sekretaris KPU Kota Binjai, dan lebih dari 60 peserta dari Relawan Demokrasi (Relasi) dan Insan Pers, terkait.

Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi dalam membuka acara mengapresiasi kinerja relawan demokrasi, rekan-rekan pers, dan seluruh staf KPU Binjai yang telah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

"Partisipasi masyarakat Binjai melonjak dari Pemilu sebelumnya (Pilkada 2015) 65 persen menjadi 82,14 persen. Padahal target awalnya hanya 77,5 persen," katanya.

Zulfan menargetkan Pilkada 2020 estimasi pemilih meningkat 10 persen. Karena itu dirinya meminta relawan demokrasi dan rekan-rekan2 pers mendukung kegiatan sosialisasi KPU Binjai, memberikan ide dan masukan, serta turut mengajak masyarajat memberikan hak suaranya.

"Alhamdulillah dari seluruh pemilih itu, sebagian besarnya berusia produktif yakni antara 17 hingga 40 tahun, dengan estimasi pemilih berumur 17 - 20 tahun sebanyak 30 persen dan pemilih berumur 21 - 40 sebanyak 40 hinggg 50 persen, " ucapnya.

Robby Effendi selaku pemateri dalam kegiatan bersyukur karena KPU Binjai menjadi barometer bagi KPU lainnya di Sumut, terutama dalam hal sosialisasi dan upaya peningkatan partisipasi masyarakat di Pemilu 2019.

"Meskipun demikian tingkat partisipasi yang tinggi belum dapat menentukan keberhasipan proses demokrasi, jika ada unsur mobilisasi massa," katanya.

Robby mengatakan KPU menjadwalkan Launching Pilkada Binjai 2020 dilangsungkan pada 11 November 2019, Namun tetap ditentukan kesiapsediaan Muspida Binjai.

Dirinya juga menjelaskan persyaratan tetang sayembara maskot dan Jingle Pemilihan walikota dab Wakil Walikota Binjai 2020.(Ismail)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html