Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ketua GNPF Ulama Binjai: Disertasi Abdul Azis Telah Keluar Dari Ajaran Islam

Tim Redaksi: Rabu, 04 September 2019 | 17:25 WIB

Ketua GNPF Ulama Binjai Sani Abdul Fattah.


BINJAI | Polemik Disertasi Abdul Aziz, mahasiswa Doktoral UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berjudul “Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital” menjadi kontroversi dan ramai menjadi bahan perbincangan di ranah media beberapa hari terakhir.

" Menurut Kami, Abdul Aziz telah menentang hukum yang ditetapkan oleh Allah yaitu menghalalkan perbuatan zina. Pemikiran Abdul Aziz ini menunjukkan kedunguannya terhadap ajaran Agama Islam khususnya, Disertasinya itu lebih pada mengobrak - abrik tatanan yang udah baku di dalam ajaran agama islam ini, " kata Ketua GNPF Ulama Binjai Sani Abdul Fattah, Rabu (4/9/2019).

Sani menyarankan agar Abdul Aziz untuk banyak -banyak belajar kepada ulama yang lurus untuk memahami hukum-hukum di dalam Islam dengan baik dan benar.

"Abdul Aziz ini banyak bersandar kepada pemikiran-pemikiran Muhammad Syahrour khususnya dalam hal 'Milkul Yamin'. Kami ingin sampaikan bahwa Muhammad Syahrour ini bukan Ulama' Dia hanya seorang professor tekhnik Sipil Emeritus di Universitas Damaskus. Ketahuilah bahwa tulisan-tulisannya tentang masalah-masala agama Islam telah keluar dari apa yang telah digariskan oleh Islam itu sendiri. Bahkan pemikiran-pemikirannya sangat kontradiktif dengan Islam itu sendiri khususnya dlm hal ini adalah masalah Milkul Yamin, " ucapanya.

Sani juga menjelaskan kalau ayat 'milkul yamin' ini bukan dalil pembenaran hubungan seks tanpa nikah sebagaimana pemikiran Abdul Aziz yang disandarkan kepada pemikiran sesat dan berbahaya Muhammad Syahrour.

" Milkul Yamin adalah istilah didalam ajaran Agama Islam. Definisinya, tekhnis pelaksanaan dan hukum-hukumnya serta penerapannya harus benar-benar dikaji dan dipelajari berdasarkan pemahaman para Ulama yang lurus bukan pemahaman orang-orang sesat dan berbahaya seperti Muhammad Syahrour, " tarangnya.

Sani juga mempertanyakan apakah seorang Abdul Aziz, mahasiswa Doktoral UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini merusak hukum yang telah baku di dalam Islam.

"Ingat hukum murtad bisa jatuh kepada dirinya. Apakah Abdul Aziz ini akan berdiri dibarisan para perusak Agama Islam ini atau Abdul Aziz ini adalah agen kerusakan yang sengaja ingin merusak Islam," katanya. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html