Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Polres Simalungun Gelar Operasi Patuh Toba 2019

Tim Redaksi: Kamis, 29 Agustus 2019 | 14:43 WIB



Simalungun - Dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas serta kepatuhan hukum dan perundang-undangan lalu lintas, Polres Simalungun beserta jajaran menggelar "operasi kepolisian kewilayahan Patuh Toba 2019", selama 14 hari. Terhitung sejak hari ini, Kamis (29/8/19) hingga Rabu (11/9/2019).

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SIK, MH saat memimpin upacara gelar pasukan Gelar Ops Patuh Toba 2019 Polres Simalungun di Lapangan Apel Mapolres Simalungun, Kamis (29/8/2019) menyampaikan ada 8 (delapan) penekanan prioritas pelanggaran pada pelaksanaan Ops Patuh Toba 2019.

Antara lain, menggunakan Handphone saat menhendarai, mengemudi kendaraan dalam kondisi (keadaan) mabuk atau mengkonsumsi Narkoba, Tidak menggunakan Helm SNI saat berkendaraan.

Kemudian, mengendarai diluar batas kecepatan, Melawan arus saat mengemudi, mengemudi dibawah umur. Selanjutnya, tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) saat mengemudi dan menggunakan lampu rotator atau strobo.

Disampaikan Kapolres Simalungun, berdasarkan data pada operasi Patuh Toba 2018, ada 27 kejadian kecelakaan lalu lintas. Jika dibandingkan dengan operasi patuh Toba 2017 ada sebanyak 88 kejadian.

"Terjadi penurunan18,18 % dengan selisih 16 kejadian," ujar Kapolres.

Selanjutnya, jumlah korban jiwa (meninggal) pada operasi Patuh Toba tahun 2018 ada sebanyak 34 orang, dibandingkan dengan pada tahun 2017 sebanyak 32 orang. Terjadi peningkatan 6,25% dengan selisih 2 orang.

Sedangkan jumlah korban luka berat operasi Patuh Toba 2018 ada 27 orang. Mengalami peningkatan 28,57% selisih 6 orang dibanding tahun 2017 ada 21 orang.

Untuk mengurai dan mengatasi Kemacetan lalu lintas, perlu adanya rekayasa lalu lintas dan menangani penyebab lainnya. Diantaranya banyaknya berdiri papan reklame yang bisa membahayakan pengguna jalan, kehadiran pos-pos illegal, parkir liar dan pasar tumpah.

Kapolres Simalungun juga menekankan kepada petugas agar selama pelaksanaan Ops Patuh Toba 2019, agar memgutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedural (SOP), menghindari tindakan pungli, melakukan tugas dengan baik tanpa meninmbulkan komplain dari masyarakat yang dapat menurunkan citra Polri.

"Sebelum melaksanakan tugas, panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Laksanakan operasi dengan simpatik dan Humanis 3 S. Sabar, Sopan dan Senyum. Serta jadilah teladan dalam berlalu lintas untuk memberikan contoh yang baik dan benar kepada masyarakat," kata Kapolres Simalungun. (JS).


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html