Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Anda Dalimunthe Rindu Kejayaan Ayam Kinantan

Tim Redaksi: Selasa, 27 Agustus 2019 | 23:29 WIB

MEDAN | Insiden dilarangnya awak media naik ke tribun barat sesaat menjelang laga PSMS kontra PSPS Riau yang berakhir 0-0 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (24/8) lalu, Manajemen PSMS Medan menyampaikan permohonan maaf.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung Anda Dalimunthe, Selasa (27/8/2019), yang telah mengusir wartawan dari tribun di belakang lokasi VVIP tempat mereka biasa menyaksikan dan meliput jalannya pertandingan,

"Dari lubuk hati saya yang paling dalam, siapa pun yang tersinggung atas kejadian kemarin, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Mohon maaf atas ketidaktahuan saya," katanya.

Anda Dalimunthe yang menjabat Bidang Dana di manajemen PSMS, mengakui kesalahannya yang mengusir wartawan yang telah duduk ditempat biasa wartawan menyaksikan jalannya pertandingan.

Serta yang menginstruksikan pihak keamanan untuk menutup jalan dan melarang agar tidak ada yang naik ke tangga VIP tanpa perintahnya.

Dirinya mengaku, jika insiden tersebut terjadi ketika ada orang yang membeli tiket dengan jumlah besar untuk seseorang dan rombongan yang memiliki hubungan dekat dengan petinggi negeri ini.

"Permasalahannya memang, saya baru di PSMS. Untuk mendongkrak penjualan tiket, ada orang dari Jakarta mau beli," katanya.

Sekretaris PSMS, Julius Raja menuturkan, jika insiden tersebut terjadi karena ketidaktahuan Anda Dalimunthe akan regulasi yang ditetapkan PSSI.

Dimana, panitia pelaksana wajib menyediakan tempat duduk dan jaringan internet untuk menunjang kinerja para awak media.

>> Pesepakbola handal

Anda Dalimunthe menerangkan, ia berambisi ingin melahirkan pesepakbola handal dari Sumatera Utara seperti dulu. “Saya rela merogoh uang banyak demi membawa PSMS Medan naik tahta ke Liga I. Dan itu target manajemen,” terangnya.

Menurut Anda Dalimunthe, dalam setiap bulan ia mengeluarkan lebih kurang Rp1,2 miliar untuk kebutuhan PSMS Medan. “Kami sudah sepakat untuk bersama-sama kembali menaikkan nama PSMS Medan di kancah sepakbola nasional. Untuk itu, segala yang terlibat dalam PSMS ini harus bekerja keras,” pintanya.

Sebagai 'hadiah' jika PSMS Medan lolos ke Liga I, akan digelar turnamen yang akan melibatkan klub-klub besar di tanah air. “Ini agenda kita, jika PSMS Medan lolos ke Liga I akan digelar turnamen di Medan. Terkait anggarannya sudah ada,” jelasnya. (ka)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html