Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ratusan Buruh SPMI Tanjung Morawa Bergerak Demo ke Medan

Tim Redaksi: Rabu, 06 Februari 2019 | 13:45 WIB

Massa FSPMI lakukan sweeping menjemput anggota
Massa FSPMI lakukan sweeping menjemput anggota


TANJUNG MORAWA | Ratusan warga massa buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Sumut mendatangi sejumlah perusahaan yang terdapat di Kecamatan Tanjung Morawa untuk menjemput perwakilan buruh guna diajak berunjukrasa ke Medan, Rabu (06/02/2019) pagi.

Bertindak sebagai Kordinator Lapangan, Apen Manurung, ratusan massa melakukan penjemputan pada para buruh yang bergabung dengan organisasi SPMI Sumut.

Aksi buruh ini mendapatkan pengawalan dan pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Tanjung Morawa agar tidak mengganggu masyarakat lain dan pengguna jalan raya lintas Tanjung Morawa - Amplas.

Salah seorang Buruh Rudi mengatakan kalau mereka berkumpul untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumut. Adapun tujuannya untuk menyampaikan tuntutan pada pemerintahan terkait hak-hak normatif buruh, di antaranya:

1. Lapangan kerja-Ancaman PHK-Evolusi Industri
2. BPJS Kesehatan gratis bukan berbayar
3. Tolak Upah murah-Cabut PP 78/ 2015/ Turunkan harga
4. Tolak TKA Cina Unskill
5. Hapus outsourching dan kedok pemagangan

"Kami sekitar duaratusan orang bergerak ke Medan untuk bergabung dengan massa buruh lain di sana," pungkasnya.

Masa bergerak dengan berkonvoi sekitar 100 unit sepeda motor menuju Medan dengan mobil membawa alat alat pengeras suara dan spanduk serta bendera serikat buruh.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, personel Polsek Tanjung Morawa melakukan pengawasan dan pengawalan pada kegiatan para buruh tersebut.

"Kami sudah melakukan kordinasi dengan pimpinan pengurus serikat buruh agar menjaga anggotanya untuk tertip dan tidak melakukan hal hal yang sifatnya anarkis ataupun mengganggu kelancaran arus lalulintas, kami kawal hingga perbatasan Tanjung Morawa dengan Medan," pungkas Ilham.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html