Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Masih Suasana Imlek, Cici Lina Dibunuh Mengenaskan, Dada Ditikam, Leher dan Jari Robek

Tim Redaksi: Senin, 11 Februari 2019 | 10:36 WIB

Jasad Lina
BINJAI| Masih suasana Imlek, warga Kelurahan Pekan Binjai dikejutkan peristiwa sadis. Lina (57) warga Jalan Mesjid Nomor 22, Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekanbinjai, Binjai Kota ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Minggu (10/22019).

Wanita keturunan ini tewas dengan luka koyak di leher bawah dan sela jari jempol kanannya luka koyak serta luka tusuk pada dada sebelah kirinya.

 Informasi dihimpun, lebih dulu terjadi perampokan di rumahnya sebelum nyawa korban dihabisi. "Korban ini dugaan sementara merupakan korban dugaan tindak pidana pencurian yang disertai dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Soalnya barang berharga korban hilang, berupa satu unit TV LED 32 inch, satu init sepedamotor Honda Beat warna putih les biru (nomor polisi belum diketahui) dan perhiasan mas di badan korban juga hilang yang jumlah dan jenisnya belum diketahui persis," jelas Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

 Korban ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi dengan posisi telungkup dan kepala bersimbah darah, kali pertama oleh Lulu (47) warga Jalan ‎Ahmad Yani Nomor 82, Kelurahan Kartini, Binjai Kota. Ceritanya, anak korban yang diketahui janda cerai dengan dua orang anak dihubungi oleh anaknya bernama Wandyanto pukul 11.00 WIB.

 Namun, sambungan telepon selular yang dilakukan Wandyanto dari Singapura tak ditanggapi korban. Oleh Wandyanto, memilih menghubungi teman korban, Lulu untuk mengabarkan bahwa ibunya tidak dapat dihubungi berulang kali.

 "Wandyanto meminta tolong kepada Lulu agar ibunya dilihat di kediamannya. Setelah Lulu berada di depan pintu rumah korban, Lulu menggedor pintu. Ternyata pintu dikunci dan tidak dibuka," tambah Siswanto.

 Siswanto menambahkan, Lulu kembali menghubungi Wandyanto untuk menjelaskan keadaan. Oleh Wandyanto meminta tolong Lulu agar mencari tukang kunci.

 Sesampai tukang kunci di TKP, pintu dapat dibuka. ‎Lulu yang memanggil nama Lina tidak mendapat tanggapan. Alhasil, Lulu pun dikagetkan dengan mayat Lina ketika memasuki dapur.

 "Lulu melaporkan temuan ini kepada Jimmy. Kemudian Jimmy melaporkan kepada Sugianto yang diteruskan ke Polsek Binjai Kota," ujar mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

 Dugaan sementara, kata Siswanto, korban lebih dulu dianiaya hingga barang berharganya dibawa kabur.‎ Saat ini polisi sudah memasang galis polisi sekaligus melakukan olah TKP.
 Tim Inafis dari Polres Binjai juga sudah melakukan identifikasi terhadap korban. "Pelaku masih dalam penyelidikan," tandas Siswanto. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html