loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Para Mahasiswi Itu Sedang Tidur, Tiba-tiba Tebing di Atas Pondok Longsor

Tim Redaksi: Minggu, 02 Desember 2018 | 12:17 WIB

Bupati Karo dan Muspika langsung terjun ke lokasi kejadian
KARO|Bencana alam tanah longsor yang terjadi di pemandian Air Panas Daun Paris, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Tanah Karo langsung mendapat respon dari berbagai pihak.  Termasuk aparat kecamatan setempat.

Keterangan dihimpun dari Camat Merdeka, pihaknya mendapatkan informasi bencana alam itu pada hari Minggu, 2 Desember 2018, pukul 09.00 wib.

Sesegera itu juga tim dari kecamatan terjun ke lokasi dan mendapat informasi, bahwa peristiwa maut itu terjadi pada pukul 06.30 wib.

Sejauh ini, pihaknya mendapat informasi sedikitnya ada 7 orang meninggal dunia. Di antaranya:
1.Emia Br Tarigan,21 thn,Mahasiswi Unpri,Desa Suka makmur Sibolangit.
2.Mones,Mahasiswa Unpri,
3.Sartika Teresia br Pinem,Mahasiswi.
4.Jelita br Ginting,Mahasiswi,jl.Penerbangan Medan.
5,6,7 belum terdata.

Sedangkan korban luka-luka yang dilarikan me RS Amanda ada 4 orang, di antaranya:
1.Andika Bangun,23 thn,Mahasiswa Unpri,DS Rmh Berastagi.
2.Desi Br Sinambela,21 thn,Mahasiswa Unpri,Jl.Binjei Km 10,8.
3.Putri Yolanda Be Surbakti,Mahasiswi,
4.Indra Tampubolon,21 thn,Balata Siantar.

Baca Juga: Belasan Mahasiswi Kampus Medan Tertimpa Longsor di Tanah Karo, 7 Tewas

Korban luka di Efarina, di antaranya:
1.Heni Girsang,20 thn,Mahasiswi.
2.Gris,20 thn.

Menurut keterangan saksi Roy Ginting, warga Jalan Irigasi, Kota Medan menerangkan, pagi tadi sekira pukul 06.30 Wib, mahasiswa yang sedang tidur, posisi bagian kepala ke arah tebing. Tiba tiba saja, tebing yang berada di atas pondok tersebut mengalami longsor.

Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Korban Menyesak di Rumah Sakit

Seketika itu lah tumoukan batu besar dan tanah dari tebing menimpa pondok yang ditempati mahasiswa. Akibatnya mahasiswa sebanyak 7 orang meninggal dunia dan luka 6 orang.

Selanjutnya mahasiswa yang selamat meminta pertolongan kepada warga dan membawa korban ke RS Amanda dan Efarina.(red)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html