Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Biadab...! Bocah SD Nyaris Tewas Dibacoki Bapaknya

Tim Redaksi: Senin, 10 Desember 2018 | 22:01 WIB

Tersangka diamankan petugas
Tapanuli Selatan|Seorang anak nyaris tewas ditangan ayah tirinya sendiri, Salsamiah Hasibuan (12) menjadi korban pembacokan Ayah tirnya Martua Siregar (36), peristiwa ini terjadi disebuah kebun Salak tepatnya di Desa Lobu Layan kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penganiayaan yang dialami bocah kelas 6 Sekolah Dasar (SD) ini terjadi pada siang hari pukul 11.30 Wib, Minggu 9 Desember 2018.

Martua Siregar merupakan ayah tiri korban yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini entah syetan apa yang merasukinya, sehingga Ia tega menganiaya anak tirinya dengan membacok kepala, jari, tangan dan telinga anak tirinya itu hingga hampir putus.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Ismawansa melalui KBO Reskrim Mulyadi, menceritakan Kronologis kejadian penganiayaan tersebut  bermula Pada hari Minggu tanggal 09 Desember 2018 sekitar pukul 11.30 wib.

Pada saat itu tersangka dan korban berangkat dari rumah menuju desa Sitaratoit untuk mengantar korban ke rumah neneknya. Sekitar setengah jam kemudian warga mendapat informasi dan melihat korban bersimbah darah di kebun salak milik warga.

Selanjutnya kepala desa bersama warga membawa korban ke Rumah Sakit Tentara di Losung batu dalam kondisi luka berat akibat bacokan di beberapa bagian tubuh. 

"Kondisi korban sedang kritis dan saat ini masih dalam perawatan dan akan dioperasi dirumah sakit TNI kota Padangsidimpuan" jelas Mulyadi kepada metro-online.co, Senin, (10/12/2018).

Setelah kejadian tersebut pihak kepolisian langsung melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), serta langsung melihat kondisi korban.

Selanjutnya pelaku langsung diamankan pihak Polres Tapanuli Selatan dan saat ini pelaku sudah ditahan dan masih dalam penanganan.

Keterangan yang dihimpun metro-online.co saat ini pihak Polres Tapsel sedang memeriksa dan mengumpulkan informasi dari beberapa saksi dan masih melakukan penyelidikan untuk pengembangan sampai jelas apa motif penganiayaan kasus ini. (syahrul)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html