Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Haru, Pelajar SMP Katolik Taruna Tegasa Lepas Kepergian Guru dari Satgas Yonif 121/MK

Tim Redaksi: Senin, 12 November 2018 | 19:53 WIB

PAPUA|Bertempat di SMP Katolik YPPK Taruna Tegasa di Distrik Arso Kabupaten Keerom Papua, para guru beserta siswa-siswi SMP Katolik Taruna Tegasa melepas kepergian 4 orang tenaga guru dari Satgas Yonif 121/MK. Pelepasan tersebut sengaja diacarakan dengan inisiatif guru-guru dan siswa-siswi yang bertempat di aula SMP Katolik Taruna Tegasa pada Senin 12 November 2018 dan dihadiri juga oleh Direktur Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Kabupaten Keerom Provinsi Papua Bapak Serfulus Fanga, S.Si.

Seperti yang diketahui bahwa keempat orang personel Satgas Yonif 121/MK tersebut yang terdiri dari Kapten Chk B. Karo Karo, Kopda Binahar Nababan, Kopda Peris Panggabean dan Praka Bein P. Simbolon sudah mulai membantu menjadi tenaga pendidik di SMP Katolik Taruna Tegasa 8 bulan yang lalu, adapun perpisan diadakan dikarenakan Satgas Yonif 121/MK dari Kodam I/Bukit Barisan Sumatera Utara yang bertugas sebagai pasukan pengamanan perbatasan negara antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) di Provinsi Papua yang tidak akan lama lagi akan menyelesaikan tugasnya dan kembali ke Sumatera Utara.

Kepala Sekolah SMP Katolik Taruna Tegasa Ibu Monika Itu, S.Pd., dalam kesempatan tersebut mengungkapkan sebenarnya pihaknya merasa berat melepas  Kapten Chk Karo Karo beserta rekannya karena mereka sangat membantu di sekolah tersebut, selain para siswa juga sudah merasa dekat serta nyaman dengan cara pengajaran yang diberikan selama ini, dan sebenarnya pihak sekolah kalau bisa berharap Kapten Chk Karo Karo beserta rekannya tetap tinggal di Papua untuk meneruskan mengajar di sekolah mereka. Di luar dari pada itu pihak sekolah juga merasa berkesan dikarenakan setelah beberapa tahun berdirinya sekolah mereka dan baru kali ini sangat merasakan kehadiran langsung TNI di sekolahnya.

Selain itu juga Monika menambahkan mereka sangat berterimakasih kepada pihak TNI khususnya Satgas Yonif 121/MK dan terlebih lagi kepada Kapten Chk Karo Karo dan rekannya yang telah bersedia mengabdikan dirinya dengan mengajar di sekolah SMP Taruna Tegasa. Dan terakhir Monika mengucapkan selamat berpisah dan selamat jalan, kepada Kapten Chk Karo Karo beserta rekan hingga tujuan di Sumatera Utara dan kembali dengan selamat serta bertemu dengan keluarga masing-masing.

Komandan satgas Yonif 121/MK Letkol Imir Faishal yang diwakili oleh Wakil Komandan Satgas Yonif 121/MK Mayor Inf Indra Rukmana mengatakan, bahwa pihaknya merasa senang dan bangga apabila TNI atau Satgas Yonif 121/MK dapat membantu masyarakat terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Disamping tugas dan tanggung jawab Satgas Yonif 121/MK dalam mengamankan perbatassan negara, juga mengabdikan diri kepada masyarakat Indonesia terutama warga negara Indonesia di sepanjang garis batas negara untuk turut membantu pemerintah Indonesia dalam memajukan masyarakat.

“Kami Satgas Yonif 121/MK marasa senang karena kehadiran kami di sini dapat diterima dan sekaligus bermanfaat bagi warga negara Indonesia yang ada di perbatasan negara. Dari awal bertugas kami memang sengaja mencari dan menawarkan diri ke sekolah-sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidiknya, karena sebelum berangkat bertugas ke Papua ini kami juga telah melaksanakan pembekalan dan menyiapkan personel-personel kami dan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Sumatera Utara untuk dapat mengajar di sekolah-sekolah. Dan terakhir kami mengucapkan mohon maaf kepada masyarakat dan warga di tempat kami bertugas apabila ada kesalahan baik yang sengaja ataupun yang tidak kami sengaja dan kami mohon doa dari semua pihak agar kami diberikan perlindungan dan keselamatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa di dalam perjalanan hingga kami kembali ke tempat kami di Sumatera Utara dan bertemu dengan keluarga," ungkap Indra yang mewakili Komandan Satgas.(*)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html