loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Seniman Kuda Lumping dan Pencinta Dangdut Di Medan Galang Dana Tuk Sulteng

Tim Redaksi: Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Kuda Lumping (ilustrasi)


MEDAN- Korban gempa dan tsunami yang menerjang Sulawesi Tengah terus mendapat simpati dari banyak pihak yang ada di Indonesia dan mancanegara.

Di Kota Medan, komunitas kesenian kuda lumping dan pencinta musik dangdut turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana untuk para korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulteng, Selasa (9/10/18).

Namun, penggalangan dana ini berbeda denan yang lainnya, para komunitas pencinta seni kuda lumping dan musik dangdut ini melakukan penggalangan dana di jalan-jalan dengan cara melakukan pagelaran dan pertunjukan seni kuda lumping dan musik dangdut. Para pemain seni ini satu persatu mendatangi pengedara roda dua, tiga dan roda empat yang melintas dikawasan tersebut untuk meminta donasi bantuan yang akan diberikan kepada korban gempa dan tsunami Sulteng.

Darma Putra, koordinator penggalangan dana mengatakan, bencana alam yang datang melanda negara ini sangat menyisakan luka yang sangat mendalam bagi Indonesia. Gempa dan tsunami yang menimpa Palu, Sigi dan Donggala menjadi perhatian dunia.

“Melihat duka para korban, kami komunitas pencinta kuda lumping dan musik dangdut berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan penderitaan saudara kita yang ada di Sulteng,” ujarnya di sela-sela kegiatan penggalangan dana.

Masih katanya, pagelaran seni ini dilakukan dengan harapan pengendara jalan dapat terhibur dan mau memberikan donasinya dengan suka rela dan iklas. “Ibaratnya kita mengamen, sebenarnya tujuannya penggalangan dana, namun kita juga mencoba menghibur pengendara dan masyarakat sembari mereka memberikan imbalan kepada kita yang uangnya nanti akan kita serahkan ke korban bencana Sulteng,”

Seperti yang kita ketahui, tambhanya, banyak yang memberikan bantuan dan melakukan penggalangan dana, tetapi kita disini membuat yang berbeda dengan membuat hiburan daerah tradisional kuda lumping dan musik dangdut.


“Mudah-mudahan para pengendara terhibur dan terus memberikan bantuannya kepada kita untuk membantu saudara kita,” cetusnya. (dra).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html