loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Warga Lubuk Pakam Sulit Dapat Elpiji 3 Kg

Tim Redaksi: Sabtu, 29 September 2018 | 16:34 WIB


Thomas Tampubolon
Lubuk Pakam - Lelah bersimbah keringat dirasakan Thomas Tampubolon (45) warga Jalan Imam Bonjol Kelurahan Cemara Kecamatan Lubuk Pakam. Walau diguyur hujan gerimis tapi bapak beranak lima ini masih bersemangat menunggang sepedamotor Honda Cup 70 nya berkeliling sambil membawa 2 buah tabung kosong elpiji "melon" isi 3 k, Sabtu (29/9). Soalnya warga Lubuk Pakam ini sudah hampir 1 minggu merasa kesulitan mendapatkan tabung gas melon untuk kebutuhan di rumahnya.

Menurut informasi, kelangkaan tabung elpiji isi 3 kg ini juga kerap dialami beberapa warga Lubuk Pakam lainnya. Namun hingga kini warga belum mengetahui apa penyebab langkanya tabung elpiji yang bersubsidi saat ini. Akibatnya warga sulit mendapatkannya dan ujungnya jika ada di warung warung pasti harganya akan mahal. "Capeklah keliling keliling cari tabung gas nya. Entah sudah berapa warung ku jalani tapi gak ada barangnya. Mau beli aja pun awak sulit?" kata Thomas Tampubolon.

Lanjut Thomas, keberadaan tabung elpiji isi 3 kg di warung warung kelontong biasanya dipasok oleh para penjual keliling yang menggunakan betor. Namun sudah hampir 1 minggu tabung elpiji yang disubsidi pemerintah ini bisa langka tiba tiba dipasaran. "Kalau harga dipangkalan yang pernah kubeli Rp 16ribu. Tapi kalau sudah di warung kelontong bisa harga ecerannya sampai Rp 22ribu. Untuk kebutuhanku 1 tabung 1 hari pasti habis,” terangnya.

Hal serupa yang dialami Thomas Tampubolon ternyata juga dirasakan Mak Gerland. Ibu rumah tangga beranak satu yang tinggal di Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam ini juga mengaku kesulitan mendapatkan tabung elpiji isi 3 kg. Kalau pun ada yang jual namun harganya jauh lebih mahal. "Karena butuh terpaksa lah aku beli harga Rp 23ribu. Daripada gak bisa masak?" keluh Mak Gerland.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Deliserdang Haris Binar Ginting saat dikonfirmasi wartawan Ssabtu sore, merasa terkejut mendapat kabar langkanya tabung elpiji isi 3 kg di kawasan Lubuk Pakam.

Padahal menurutnya pihak Pemkab Deliserdang sudah menambah kuota tabung elpiji untuk memenuhi kebutuhan warga Deliserdang. "Pemkab sudah menambah kuotanya kok bisa jadi langka dipasaran. Secepatnya akan kita periksa pangkalan elpiji yang ada di Lubuk Pakam. Makasi info nya ya?" kata Haris Binar Ginting. (wan)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html