loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Polres Binjai Gelar Deklarasi Pemilu Damai Bersama FKPD

Tim Redaksi: Selasa, 18 September 2018 | 18:37 WIB

Deklarasi Damai

BINJAI-Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak memimpin langsung kegiatan Deklarasi Pemilu Damai FKPD Plus Binjai dengan Partai-partai Politik, Kodim, BNN, Pengadilan, Kejaksaan, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat yang digelar di Mapolres Binjai, Selasa (17/9/2018)

Dalam Deklarasi Pemilu Damai dihadiri Kapolres Binjai Donald Simanjuntak dan Kapolsek-kapolsek jajaran, perwakilan partai-partai politik, Ketua KPU Binjai Hery Dani, Ketua KPU Langkat Agus Arifin, Kepala BNN Binjai Joko Susilo, Pasi Intel Kodim Slamat Jaya, Kejari Binjai, Pihak Pengadilan Negeri Binjai, MUI, perwakilan tokoh agama, pemuda dan masyarakat.

Kapolres Binjai dalam sambutannya menyampaikan tema yang kasih atas kekondusifan terselanggaranya Pilgub Sumut sebelumnya di Kota Binjai, yang dimenangkan Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah. Katanya, pada pemilu selanjutnya, Pileg 2018 dan Pilpres 2019 akan lebih berat tantangannya.

"Saya berterima kasih kepada kita semua, keberhasilan Pilgub Sumut sebelumnya bisa kondusif dan aman bukan ansih karena kepolisian, tapi karena kita semua stdkeholder. Harapan pada pilkada selanjutnya bisa berjalan aman dan damai," kata Kapolres Binjai.

Donald menegaskan dan mengimbau bahwa black campaign sangat berbahaya, apalagi di era kecanggihan teknologi dan digital informasi black campaign dan hoax bisa dangat mudah dilakukan untuk menyesatkan masyarakat.

"Salah satu yang sangat perlu diantisipasi adalah black campaign, ini kerawanan yang sedang terjadi sejakan majunya teknolgi informasi. Black campaign bagi kami ini bisa merusak tatanan masyarakat," tegssnya.

Salah satu kasus dicontohkan Donald terkait telah ditangkapnya empat orang oleh Cyber Mabes Polri yang mengeshare berita video simulasi Pam Pemilu yang dilaksankan di Jakarta. Mereka ditangkap karena telah memframing giat simulasi Pam yang berjalan seperti kejadian betulan dengan menambah-tambahi bubuh tagar #MahasiswaBergerak.

"Nah ini dampak negatifnya bisa sangat berbahaya karena bisa memprovokasi teman-teman mahasiswa. Ini satu contoh kami sampaikan black campaign atau hoax dalam penggunaan medsos yang tidak sesuai aturan. Kami mobon kalau ada menemukan seperti ini lihat dulu sumbernya, dan jika kebenaran tidak akurat bisa diragukan ada sampaikan pada kami kepolisian," harap Mantan Kapolres Samosir ini.

"Mohon maaf juga, kemarin saya jumpa pendeta HKBP, saya mintakan rumah ibadah gereja untuk dijadikan tempat meningkatkan iman, taqwa untuk bersyukur. Saya sampaikan ke pendeta agar rumah ibadah jangan dijadikan ajang politik. Begitu juga kami mohonkan kepada tokoh agama dan ulama. Harapan kedamaian dan kekondusifan terus ada di Kota Binjai ini," pungkasnya.

Ketua DPRD kota Binjai,  bapak H. Zainuddin Purba memberikan apresiasi kepada Kapolres Binjai atas terlaksananya kegiatan Deklarasi Pemilu Damai yang diprakarsai oleh Polres Binjai. Dia memberikan gambaran tentang black campaigne di media sosial yang kebenarannya belum tentu benar serta mengajak peserta deklarasi pemilu damai untuk mematuhi semua aturan yang sudah ditentukan.

Ketua KPU kota binjai Bapak Hery Dani memberikan penjelasan informasi tentang pelaksanaan pemilu serta berita di media sosial, yang intinya kegiatan di media sosial jangan mudah dipercaya serta mengajak partai politik untuk mengikuti aturan yang sudah di tentukan dan KPU, berkomitmen akan bekerja dengan benar dan jujur serta tetap netral dalam melaksanakan tugas.

Sambutan dari tokoh agama dan masyarakat diwakili oleh Sekjen MUI Kota Binjai, Jafar Siddik, menyampaikan, agar menjadikan deklarasi pemilu damai ini momentum untuk meningkatkan kebersamaan, dan jangan mudah percaya terhadap berita-berita Hoax di media sosial. Kepada warga dan masyarakat untuk tidak mengutamakan kepentingan pribadi dalam pemilu tahun 2019.

Pembacaan sikap yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Binjai dan diikuti oleh FKPD Plus dan Partai Politik yang ikut dalam pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai tahun 2019. Selanjutnya ditandai dengan pembubuhan tanda tangan bersama di spanduk putih. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html