loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Catut Nama Pejabat Polri, Ketua Partai di Deliserdang Dimintai Tiket Pesawat

Tim Redaksi: Rabu, 14 Maret 2018 | 12:20 WIB



DELISERDANG - Aksi kejahatan meresahkan beberapa petinggi partai politik (Parpol) di Kabupaten Deliserdang. Kali ini modus yang digunakan dengan menjual nama pejabat kepolisian kepada ketua Parpol di Kabupaten Deliserdang untuk dimintai 3 tiket pesawat dari Jakarta ke Medan.

Informasi diperoleh pada Rabu (14/3), Ketua PKP Indonesia Kabupaten Deliserdang Tunggul Silalahi SH kepada wartawan menerangkan, dirinya mendapat pesan singkat (SMS). Dalam pesan tersebut, dirinya diminta untuk menyediakan tiga tiket pesawat tujuan Medan dari Jakarta untuk Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman serta dua anggotanya.

"Selamat sore Bang..Apa kbr..
Mdh2an sehat dan baik saja.
Ijin Bg, ini saya AKP Ruzi Gusman.
Kasat Reskrim Polres Deli Serdang. Ijin ada 3 org sy dan anggota yg mau kembali dari Jkta Bg.
Maaf kalau boleh untk 3 tiket ya Bang.
Terima kasih Ijin Bang Ketua.
Ini rek anggota yg mengurus tiketnya :
Bank BRI :
3348-01-03-28-53539
An : Briptu Pol Arie Pratama Nugroho,” kata Tunggul Silalahi seraya menunjukkan nomor kontak si pengirim 085274620***.

Menurut Tunggul Silalahi, saat membaca isi sms itu dirinya sempat kebingungan dan merasa curiga. Pasalnya bapak beranak dua ini belum pernah berkenalan maupun berkomunikasi dengan pejabat polisi yang disebutkan dalam SMS tersebut. “Aku sempat bingung makanya kutanya sama seorang wartawan . Setelah itu tersebarlah informasinya kemana-mana,” tegasnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman saat dikonfirmasi wartawan terkait SMS permintaan 3 tiket pesawat yang dikirim kepada Ketua PKP Indonesia Kabupaten Deliserdang Tunggul Silalahi SH dan mengatasnamakan pejabat polisi, langsung dibantahnya.

Bahkan Ruzi menegaskan akan melakukan penyelidikan terhadap pengirim SMS tersebut karena sudah ada beberapa ketua Parpol menghubunginya terkait SMS penipuan tersebut. “Itu modus penipuan dan itu penjahat. Saya ataupun pejabat polisi manapun tidak pernah berbuat seperti itu,” tegasnya. (manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html