Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Taman Bunga Dekat Puskesmas Dolat Rayat Menyemak

Tim Redaksi: Selasa, 25 Juli 2017 | 20:06 WIB

Taman bunga yang tidak terurus di dekat Puskesmas Dolat Rayat. (Marko Sembiring).



 Taman bunga di dekat  Puskesmas Dolat Rayat Dusun Taungkeh Desa Dolat Rayat Kecamatan Dolat Rayat tidak ter urus sehingga menyemak.

Kondisi taman yang tidak ter urus tersebut  sangat merusak pemandangan di sekitarnya terlihat saat dipantau Selasa (25/7) , karena berada di pinggir jalan nasional gerbang masuk kota wisata Berastagi dari arah Medan.

Selain itu keberadaan taman yag dibangun sekitar dua tahun lalu ini sangat bertentangan dengan lingkungan disekitarnya, karena  berdekatan dengan Puskesmas yang berhubungan dengan kesehatan dan kebersihan dan seberang jalan dengan lokasi objek  wisata  pusat Tahura Bukit Barisan.

Diperoleh keterangan dari salah seorang pegawai  Puskesmas Dolat Rayat, taman dengan lebar sekitar 3 meter dan panjang sekitar 50 meter yang berada di sebelah kiri menuju kota wisata Berastagi tersebut sebelumnya dikelola oleh dinas Kebersihan dan Pertamanan. “Namun sekarang ini saya tidak tahu instansi mana yang mengelolanya ,” ujarnya pria tersebut.

Camat Dolat Rayat, Tetap Ginting,S.Sos yang dikonfirmasikan mengenai itu di kantornya mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya pernah menanyakan mengenai pengelolaan teman tersebut kepada pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab.Karo.  Tetap Ginting mengaku pernah menawarkan kepada salah seorang Kabid yang menangani pertamanan agar taman tersebut dikelola oleh PKK Desa Dolat Rayat atau Kecamatan Dolat Rayat agar lebih dekat mengurusnya.

Lebih lanjut dikatakan, Tetap Ginting sampai saat ini belum ada kesepakatan mengenai  itu. “ Setelah saya menyampaikan hal itu beberapa hari kemudian taman yang sebelumnya tidak ter urus sudah dibersihkan, sehingga saya pikir mereka serius untuk mengurusnya lebih lanjut, ujar Tetap Ginting. Namun sekarang ini kondisi taman tersebut kembali tidak ter urus sehingga menyemak.


Sejumlah warga setempat meminta Bupati Karo maupun aparatnya agar peduli dengan keadaan tersebut untuk mendukung sektor pariwisata di daerah ini. Terlebih-lebih dusun Taungkeh Desa Dolat Rayat merupakan pintu gerbang masuk kota wisata Berastagi dan kawasan wisata agro wisata. (Marko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait