Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Palas Cenderung Stabil

Tim Redaksi: Sabtu, 27 Mei 2017 | 05:22 WIB

Menjelang pelaksanaan ibadah bulan suci ramadhan 1438 hijriyah, kondisi dan keadaan harga-harga sembako di sejumlah pasar tradisional yang terdapat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), cenderung masih stabil.

Pihak Dinas Koperasi Perdagangan, Industri dan UMKM (Dikoperindag dan UMKM) Palas menyatakan, pihaknya belum menemukan keluhan dari masyarakat di daerah ini terkait kenaikan harga sembako. Walaupun beberapa jenis sembako mengalami kenaiksn harga.

Kepada wartawan, Jumat (26/5), Kepala Diskoperindag dan UMKM Palas, Edi Mirson Hasibuan, melalui Kabid Perdagangan, Hadir Siregar didampingi Kasi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Rita Sari menegaskan, sampai saat ini, harga sembako di pasaran masih stabil.

"Hargs cabe merah dan cabe rawit masih sebesar Rp. 24.000 perkilonya. Minyak goreng Rp. 12.000 perliter. Daging sapi Rp. 140.000 perkilo. Ayam potong Rp. 32.000 perkilo dan harga ayam kampung Rp. 60.000 perkilo," urainya.

Untuk harga gula pasir, naik menjadi Rp. 14.000 perkilo dari harga biasanya Rp. 13.000 perkilo. Begitu juga dengan harga bawang putih, biasanya Rp. 26.000 perkilo, menjadi Rp. 48.000 perkilonya.

Sedangkan harga beras IR 46 masih di harga Rp. 10.000 perkilo dan beras jenis kama/kuku balam madih stabil di harga Rp. 10.700 perkilogram.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya. Walaupun sampai saat ini harga sembako di lapangan masih stabil. Diskoperindag dan UMKM Palas sudah menjadwalkan kegiatan pasar murah, yang bertujuan untuk membantu menaikkan harga beli masyarakat kita di sini," katanya.

Rencananya, jadwal kegiatan pasar murah akan dilaksanakan pada tanggal 29 mei hingga tanggal 8 juni. "Ada sebanysk 7.470 paket sembako murah yang akan kita jual kepada masyarakat di 12 kecamatan se-Kabupaten Palas. Pembelian paket sembako nanti dilakukan dengan pembagian kupon kepada masyarakat," ujarnya.

"Ada 2 jenis paket pasar murah yang akan dijual kepada masyarakat. Yaitu, gula pasir sebanyak 2 kilogram dan minyak goreng bimoli sebanysk 2 liter. Paket ini akan kita jual kepada masyarakat di harga Rp. 40.000 perpaketnya," jelasnya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait