Peserta Hak Pilih Minta Munas IKA USU Diundur

Sebarkan:
Para alumni USU yang menjadi peserta hak pilih.
MEDAN | 
Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sumatera Utara (USU) direncanakan akan digelar pada 21-23 Oktober 2022.

Terkait gelaran tersebut, kritik dan saran pun bermunculan dari para alumni dan peserta yang akan ikut acara Munas PP IKA USU yang pada dasarnya ingin membangun dan menaikan potensi serta memajukan Universitas Sumatera Utara (USU).

Karena pada gelaran ini akan dipilih calon Ketua Ikatan Alumi periode (2022-2026) yang secara berkala dilakukan 4 tahun sekali.

Salah satu bentuk peduli dari para alumi dan peserta yang akan ikut munas IKA USU, pada Kamis (13/10/2022) malam,di seputaran Ring Road Medan, tepatnya di Big White Coffe ada pertemuan dari beberapa alumni yang memiliki hak suara untuk memilih Ketua Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara.

Pada pertemuan tersebut, para ketua alumni yang mewakili fakultas-fakultas meminta supaya Munas IKA USU ditunda. Hal ini berkaitan dengan waktu yang sangat sempit dan nama-nama calon ketua IKA USU belum ada. 

Salah satu yang ikut pertemuan, Drs Agustama mewakili IKA Farmasi meminta agar dapat Ketua IKA USU yang bagus dan bersinergi dengan program serta harapan rektor USU Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si.

"Jadi dipertemuan ini kami meminta supaya panitia penjaringan membentuk suatu badan konselling agar kepada para calon Ketua IKA USU mengerti juga bisa didapat ketua yang memajukan USU," ucap Agustama.

"Dengan harapan kami para peserta pemilihan tidak memilih Ketua IKA USU seperti membeli kucing dalam karung," tegasnya.

Hal senada disampaikan Drg Wahid Khusyairi dari IKA FKG, bahwa pemilihan Ketua IKA USU bukan main-main. Jadi diharuskan terpilih ketua yang berdedikasi dan memang mau membesarkan USU dari segala aspek yang dimiliki.

"Saya meminta supaya Munas PP IKA USU harus ditunda yang rencananya akan dilaksanakan 21-23 Oktober 2022 sampai dapat figur yang tepat oleh panitia penjaring dan badan konseling," tutur Wahid Khusyairi.

Sehingga pada saat pemilihan Ketua IKA USU nanti tidak terpilih ketua yang asal dapat, selanjutnya setelah pemilihan Ketua IKA USU nanti siapa yang terpilih itu yang terbaik tidak ada perpecahan atau dualisme seperti kebanyakan pemilihan ketua.

"Berharap dari persiapan pemilihan nanti dari hasil seleksi yang matang dan kalau bisa calon ketua terpilih berdasarkan musyawarah untuk mufakat supaya tidak ada perpecahan," harap Wahid.

Hasil pertemuan para peserta yang mempunyai hak pilih di Munas PP IKA USU disepakati bahwa pemilihan Ketua IKA USU yang direncanakan tanggal 21-23 Oktober 2022 nanti harus ditunda.

Harapan dari ditundanya Munas PP IKA USU mengajak peserta Munas PP IKA USU untuk bersama-sama ikut dalam konvensi untuk menuangkan waktu dan pemikiran untuk memajukan organisasi dan mengembangkan potensi USU supaya menjadi yang terbaik di kancah dunia pendidikan di Indonesia.

Acara pertemuan diakhiri dengan foto bersama. Hadir diantaranya, Drs. Agustama, M.Kes mewakili IKA Farmasi, Drg. Wahid Khusyairi mewakili IKA FKG, Dr. Drs. Harlen mewakili IKA SPS, Hasrul Benny mewakili IKA FH, Markisa mewakili IKA F.Keperawatan, Hendra Utama mewakili IKA FISIP dan Radja Batak mewakili IKA FKM. (HR/Sdy)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini