Usulan Calon Tenaga Kerja Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sirapit Diduga Ada Unsur Politik

Sebarkan:


LANGKAT | Usulan calon Tenaga Kerja Kesejahteraan Sosial (TKSK) Kecamatan Sirapit diduga memiliki unsur politik. Hal ini terkuak saat diketahuinya ada nama calon TKSK yang hingga saat ini belum direkomendasikan oleh pihak kecamatan.


Padahal, menurut informasi yang di dapat, hari ini, Selasa (25/1/22) adalah hari terakhir penerimaan rekomendasi calon TKSK, namun sampai saat ini pihak Kecamatan Sirapit belum juga memberikan nama-nama calon ke Dinas Sosial.


Kordinator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Jaya Surbakti saat di konfirmasi, Selasa (25/1/22) mengenai prihal surat edaran dari Dinas Sosial untuk mengajukan kembali nama Calon Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) tahun 2022 mengatakan, sebelumnya, dirinya di perintahkan Kasi Trantik, Amri untuk memperpanjang SK TKSK.


"Setelah saya masukan SK perpanjangan TKSK saya, namun sampai saat ini pihak Camat Sirapit tidak mengeluarkan surat rekomendasi itu kepada Saya, saya juga sempat mempertanyakan ini ke ibu Camat  Mulyani Br Sembiring namun beliau mengatakan kalau dari pihaknya tidak ada kordinasi ke Kasi Trantik," ucap Jaya menirukan perkataan Camat Serapit Mulyani Br Sembiring.


Masih kata Jaya Surbakti, padahal dirinya sudah hampir 5 tahun menjadi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sirapit, namun kali ini dirinya tidak diberikan rekomendasi.


"Saya sudah 5 tahun jadi petugas TKSK, tapi kenapa kali ini saya tidak diberikan rekom itu juga, saya menjadi pekerja sosial masyarakat ini tidak mudah, ada tahapan yang saya lalui dan mengikuti pelatihan di Rindam I Bukit Barisan Siantar selama 1 bulan, jadi tolong lah kepada Camat Serapit, Mulyani Br Sembiring agar mengeluarkan rekom ini," ujar Jaya Surbakti.


Camat Sirapit, Mulyani Br Sembiring saat dikonfirmasi terkait hal ini tidak berada di tempat. Bahkan dirinya enggan menerima telepon dari wartawan yang akan menanyakan hal tersebut.


Patut diduga dalam terkait usulan nama calon Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ini ada unsur politik didalamnya.


Berdasarkan informasi di lapangan, bahwa tidak adanya rekom dari camat diduga ada keterkaitannya dengan pemilihan kepala Desa, sebab sebelumnya Ketua TKSK tidak berpihak kepada salah satu calon kepala desa pada saat pemilihan tersebut.


Informasi yang di dapat bahwa calon kepala desa yang tidak mendapatkan dukungan dari ketua TKSK tersebut merupakan adik dari salah satu anggota DPRD Langkat inisial EG. Melihat tidak adanya dukungan tersebut, patut diduga surat rekomendasi menjadi terhambat dan berniat menggantikan calon Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dari pihak mereka.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini