Warga Belawan Tawuran Lagi, Kios Dijarah dan Satu Rumah Ibadah Dimolotov.

Sebarkan:


BELAWAN
| Aksi tawuran antar warga Kecamatan Medan Belawan dengan saling lempar batu dan molotov, kembali terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Km 22, Kelurahan Belawan Bahari l, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Rabu (21/7).

Tawuran yang sudah berulang ini semakin meluas dan dua kubu yang terlibat merusak sejumlah rumah dan memjarah kios milik warga. Bahkan nyaris membakarnya. 

Selain itu, warga dan pelaku tawuran banyak mengalami luka akibat dari lemparan batu.

Tidak sampai disitu, satu rumah ibadah juga nyaris terbakar akibat lemparan bom molotov oleh pelaku tawuran. 

Belum diketahui penyebab tawuran yang sempat berlangsung sekira empat jam tersebut dan meninggalkan batu yang berserakan di badan Jl. KL Yos Sudarso.

Petugas kepolisian tiba di lokasi tawuran, untuk membubarkan para remaja, Polisi menembakan gas air mata.

Aksi tawuran yang melibatkan pemuda dari Lingkungan 1 sampai 13 dari Kelurahan Belawan Bahari dengan pemuda Jalan Pulau Krakatau Kelurahan Belawan Bahari membuat suasana mencekam.

Akhirnya petugas kepolisian dari Polsek Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil menguasai lokasi tawuran, Polisi juga menyisir lokasi dan menangkap tiga pemuda yang ikut dalam tawuran. 

Seorang setempat, Rita, 45, mengatakan, dirinya kehilangan sejumlah barang beharga akibat dijarah.

"Barang elektronik, kompor gas, dan uangan 4 juta rupiah hingga emas yang di lemari abis diambil mereka," ucap ibu empat anak itu sambil menangis.

Warga lainny, Candra mengatakan, rumah dan warungnya dirusak dan dibakar pelaku tawuran. "Saya, istri dan anak-anak harus mengungsi karena pelaku tawuran menjarah isi rumah," katanya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mhd R Dayan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan tiga pelaku yang terlibat tawuran.

“Sudah tiga pelaku kita amankan. Kita masih lakukan pengembangan lagi,” sebut Dayan.

Dikatakan Dayan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk mencari tahu akar permasalahan tawuran tersebut.

“Siang ini kita akan lakukan rapat bersama, apa yang menjadi masalahnya akan segera kita cari solusinya,” pungkasnya.

Terpisah Katua HNSI Kota Medan Abdulrahman meminta Pemko Medan untuk kembali mengaktifkan Sikamling di setiap lingkungan.

"Mengatasi tawuran ini tidak bisa hanya mengharapkan polisi, pemerintah dan masyarakat harus dilibatkan dengan cara mengaktifkan kembali Siskamling atau ronda kampung," ujarnya. (RE Maha/REM)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini