Puluhan Truk Galian C Melebihi Tonase Bebas Beroperasi di Biru Biru, Muspika Tutup Mata

Sebarkan:

Sebuah truk tronton dengan bermuatan tanah merah melintas arah jalan Biru Biru menuju Patumbak. 

BIRU BIRU |
Puluhan Truck Tronton  bertonase tinggi diduga pengangkut material galian C terlihat bebas melintas diruas jalan besar Biru Biru-Delitua, padahal secara kelas, ruas jalan Biru Biiru tersebut tidak layak untuk dilintasi Truck bertonase tinggi.

Amatan wartawan, Selasa (4/5/2021), terlihat trcuk tronton sumbu 3 melintas dengan muatan tanah datang dari kawasan Biru biru menuju Patumbak.

Sumber dilapangan menyebutkan, Truck pengangkut material tanah ini datang dari lokasi galian yang berada didesa Selamat dan desa Namotualang Kecamatan Biru biru. Selain itu terangnya, galian golongan C lainya juga ada didusun Buluh Nipes Desa Tanjung Sena.

Maraknya lalu lalang Truck pengangkut material ini diduga penyebab rusaknya ruas jalan Biru Biru, padahal  Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang merupakan wilayah yang cukup subur, dan sebagai salah satu tempat destinasi wisata di Kabupaten Deli Serdang.

Hampir setiap jam mobil bertonase tinggi melintas di daerah tersebut. kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak lama. Hingga saat ini tidak ada upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Justru galian-galian terbaru bermunculan. Salah satunya di Desa Selamat  Kecamatan Biru Biru.

Namun lagi-lagi pemerintah daerah seolah tutup mata. Sebelumnya, aktivitas galian di Kecamatan Biru Biru juga pernah disoroti relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Deli Serdang, Rudy Iskandar mendesak pemerintah menghentikan proses penggalian yang dapat merusak lingkungan serta merusak fasilitas jalan. 

Ditakatakan Rudy, yang diminta tanggapannya.terlepas dari perizinan galian, pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang dan aparat kepolisian harus melihat dampak dari aktivitas  galian tersebut.

"Apa jadinya bila hal tersebut dibiarkan. Kerusakan lingkungan jelas terjadi tapi memang harus dilakukan ketegasan terhadap permasalahan galian C ini."ujar Rudy.(Jassa)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini