-->

Antisipasi Penggarapan Areal, Penanaman Pohon Sawit di Kebun TGPM PTPN2 Sistem Sisip

Sebarkan:

TINJAU: Tanaman sawit di Afdeling III Penara Kebun TGPM PTPN2 ditinjau Kasubbag Humas PTPN2 Sutan BS Panjaitan, Rabu (11/11/2020) sore.


TANJUNG MORAWA |  Guna mengantisipasi penggarapan lahan/areal, penanaman bibit pohon sawit baru atau tanam ulang (TU) di areal Afdeling III Penara, Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau (TGPM) PTPN2 dengan cara pola tanam sistim sisip.

Hal itu dkatakan Kasubbag Humas PTPN2 Sutan BS Panjaitan SE didampingi Mandor I Afdeling III Penara, Sofian saat kunjungan kerja (kunker) ke Kebun TGPM PTPN2, Rabu (11/11/2020) sekira pukul 15:30 Wib.

Sutan Panjaitan menjelaskan, tanaman sawit yang tua dan tidak produktif lagi,  PTPN 2 langsung melakukan penyisipan tanaman baru atau menanam bibit sawit yang baru. Dan tanaman sawit yang tua, ada yang ditumbang dan sebagian dibiarkan berdiri.

Tahun tanam sawit yang tua tersebut tahun tanam 1993 lalu dan sudah ada yang tidak produktif lagi. Guna mengantisipasi penggarapan, maka tanaman sawit tua ada yang ditumbang dan ada yang masih sebagian dibiarkan berdiri.

“Jika pohon sawit langsung ditumbang, maka harus dilakukan penyisipan tanam ulang sawit,” ujarnya.

Diketahui, sistem pola tanam sistim sisip dimulai tahun 2018. Jadi besar batang pohon sawit yang disisip tersebut bervariasi, ada yang besar dan ada yang baru tumbuh.

Sistem sisip pola tanam dilakukan guna mengantisipasi penggarapan yang sangat marak dimana-mana khususnya di lingkungan PTPN2. Sistem sisip tanaman sawit  juga dilakukan bila ada tanaman sawit yang baru ditanam, tumbuhnya tidak normal atau rusak dikarenakan hama.

“Bibit sawit yang baru telah disiapkan sebanyak 5300 untuk lahan seluas 114,25 hektar di Blok I, Afdeling III Kebun Penara, Kebun TGPM PTPN2, kata Sutan Panjaitan. (ka)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini