Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kabar Karyawan Brastagi Supermarket Medan Meninggal Dunia Hoaks

Tim Redaksi: Selasa, 19 Mei 2020 | 15:03 WIB

MEDAN - Terkait ada informasi bahwa adanya karyawan Berastagi Supermarket Kota Medan yang meninggal dunia akibat Covid-19, pihak Brastagi Supermarket membantah dan mengatakan hal itu tidak benar alias Hoaks.

"Kita sangat keberatan saat mendengar berita itu karena kita sekarang ada di lokasi ini, saya rasa itu (Karyawan meninggal, red) enggak benar, hoaks," ujar HRD Brastagi Supermarket Harlen Lubis saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020).

Harlen mengatakan, pihak Brastagi Supermarket juga melaksanakan kegiatan rapid test terhadap seluruh karyawan setelah adanya koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Medan.

"Kita tadi berembuk ke Pemko Medan yang ada di sini tadi supaya pelaksanaan rapid ini agar betul-betul aman, maka kegiatan sementara toko, kita tutup," ungkapnya.

Brastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto Medan ditutup sementara selama karyawan menjalani rapid test dan menunggu hasilnya.

Terkait pasien yang diduga positif Covid-19, Harlen menjelaskan bahwa tempat kost karyawan tersebut ada yang terindikasi setelah mendapat penuturan dari karyawan tersebut.

"Benar. Kebetulan tempat kost dia ada yang diduga positif di daerah ini juga sekitar tanggal 25 kemarin. Oleh karena itu, pihak Brastagi Supermarket langsung menyampaikan agar karyawan tersebut dirumahkan," ujarnya.

Awalnya pihak puskesmas sudah kesana tanggal 25, lalu tanggal 27 terakhir karyawan Brastagi Supermarket datang mengatakan bahwa kost ada terindikasi.

"Setelah dia datang, belum sempat masuk, sudah kita suruh pulang hingga hari ini, tapi tetap kita monitor, dan pada 30 April, kita langsung mintakan diperiksa atau rapid test di RS Bunda Thamrin dan hasilnya negatif," katanya.

Lalu, lanjut Harlen, pihak Puskesmas Rantang memintakan agar pihak Berastagi Supermarket mengadakan test swab (PCR).

"Setelah itu, pihak Puskesmas Rantang mengatakan bahwa kita harus swab. Hasil daripada Puskesmas, ada nama 1 orang yang berinisial Y diduga positif. Sementara temannya itu hasil dari Puskesmas Rantang negatif," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan bahwa ada 130 karyawan Brastagi Supermarket yang tengah menjalani rapid test hari ini.

"Kita sedang lakukan rapid test terhadap 130 karyawan," ungkap Edwin. (Sdy)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html