Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Bupati Nikson Lakukan Penanaman Jagung Perdana

Tim Redaksi: Selasa, 19 Mei 2020 | 16:06 WIB

Bupati Taput Nikson Nababan menanam jagung bersama dalam rangka program ketahanan pangan di Desa Hutaraja Kecamatan Sipoholon.
TAPUT | Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menanam jagung bersama dalam rangka program ketahanan pangan di Desa Hutaraja Kecamatan Sipoholon.

Nikson Nababan menanam jagung hibrida bersama Kepala UPT Gabe Hutaraja Ir. Ratna Gultom, Kadis Pertanian Taput SEY Pasaribu, Kapolsek Sipoholon AKP Kondar Simanjuntak dan Camat Sipoholon Richan Situmorang diatas lahan warga dengan luasan 1 Ha.

" Saya sangat senang dengan inisiatif Dinas Pertanian bersama Kelompok Tani (Koptan) menanam jagung secara bersama-sama," ujar bupati Nikson Nababan dalam paparannya dihadapan warga dan pengurus Koptan dari 15 kecamatan, Selasa (19/5/2020).

Supaya tahun depan ada peningkatan hasil produksi pertanian dalam semua komoditi tanaman holtikultura.

Selain meningkatkan produksi tanaman holtikultura lanjutnya, perlu juga ditingkatkan produksi ternak babi, ayam, itik dan ikan.

" Kedua konsep itu sebagai langkah kita bersama untuk mempertahankan ketahanan pangan ditengah Pandemi Covid-19 di Taput," ujarnya.

Artinya, semangat bertani dan beternak harus terus dipicu dan dinas terkait supaya jangan lamban untuk menyikapinya.

Kata Nikson faktor pendukung lainnya untuk mempertahankan ketahanan pangan dengan mencetak 78 kolam lele di setiap kecamatan dan membuat pengadaan 4 ribu ekor itik.

Saya juga berharap, tahun depan harus ada alokasi Dana Desa (DD) untuk pengadaan sumur bor untuk luas lahan 25 Ha.

" Kalau perencanaan sudah bagus, pematangan lahannya juga bagus. Saya selaku Kepala Daerah tidak mungkin menolak untuk memberikan bantuan, karena sudah sesuai visi misi Taput sebagai lumbung pangan," ucap bupati.

Mudah-mudahan dengan adanya bantuan jagung hibrida untuk ditanam diatas lahan 18.300 Ha, Tapanuli Utara sudah ikut mendukung program ketahanan pangan nasional.

UPT Gabe Hutaraja Ir. Ratna Gultom mengatakan, dengan adanya bantuan bibit jagung untuk ditanam diatas lahan 18.300 Ha akan memenuhii kebutuhan jagung nasional.

Dalam hal ini Propinsi Sumatera Utara melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura telah menetapkan sasaran tanam jagung tahun 2020 seluas 252.854 Ha.

Taput akan menanam jagung seluas 13. 254 Ha dengan sasaran panen seluas 249.874 Ha.

Hasil intervensi yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Propsu telah memberikan bantuan benih ke Taput seluas 10.300 Ha dan telah tersalur 3.350 Ha dengan sisa 6.950 Ha.

Dengan produktifitas 6,1 ton per hektar, maka target produksi jagung Sumut 2020 adalah 1,52 juta ton. " Produksi ini memberikan sumbangan 6,29 persen terhadap produksi jagung nasional," kata Ratna.

Kadis Pertanian Taput Ir. SEY Pasaribu mengatakan, dengan menanam jagung hibrida ini untuk menjaga ketahanan pangan ditengah Pandemi Covid-19.

Bantuan benih jagung untuk ditanam diatas lahan 18.300 Ha akan segera diberikan kepada masyarakat untuk gerakan percepatan tanam, karena sebentar lagi musim kemarau.

" Target 2020 akan dapat dicapai dengan adanya bantuan benih jagung dari kementan RI untuk luas 18.300 Ha," terang SEY Pasaribu.

Adapun penerima bantuan benih jagung ini meliputi seluruh Kecamatan, yakni Kecamatan Pagaran sebanyak 12.195 kg/813 Ha dengan jumlah Poktan penerima 41 Poktan, Kecamatan Muara, sebanyak 10.650 kg/710 Ha dengan Poktan penerima 42 Poktan, Kecamatan Adian koting, sebanyak 7.500 kg/ 500 Ha dengan jumlah Poktan 32 Poktan, Kecamqtan Siatas Barita, sebanyak 13.500 kg/900 Ha dengan jumlah Poktan 25 Poktan, Kecamatan Tarutung 4.530 kg/302 Ha, dengan jumlah Poktan 12, Kecamatan Pahae Jae sebanyak 1.875 kg/125 Ha, jumlah Poktan 5 Poktan, Kecamatan Parmonangan sebanyak 27.600 kg/ 1.840 Ha dengan jumlah Poktan 58 Poktan, Kecamatan Sipahutar, sebanyak 15.000 kg/1000 ha dengan jumlah Poktan 69 Poktan, Kecamatan Sipoholon sebanyak 22.500 kg/ 1.500 ha dengan jumlah Poktan 65 Poktan, Kecamatan Siborongborong sebanyak 11.400 kg/ 760 ha dengan jumlah Poktan 51 Poktan, Kecamatan Pangaribuan sebanyak 27.750/1850 Ha dengan jumlah Poktan 77.

Untuk Jumlah keseluruhan sebanyak 153.500 kg/10.300 Ha, dgn jumlah Poktan (431 Poktan) (Alfredo)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html