Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tempat Hiburan Malam Merajalela, Al Uois Labuhanbatu Kecewa

Tim Redaksi: Senin, 13 April 2020 | 17:40 WIB


LABUHANBATU - Al Uois (Aliansi Ormas dan Ummat Islam) Kabupaten Labuhanbatu kecewa melihat kondisi Labuhanbatu dengan maraknya tempat-tempat hiburan malam, padahal masih dalam kondisi pandemi dampak virus corona (covid 19). 

Hal ini disampaikan oleh ustadz Badaruddin Barus selaku perwakilan dari Al Uois Labuhanbatu dan didampingi oleh beberapa aktivis dan mahasiswa beberapa waktu lalu didepan Mapolres Labuhanbatu. Jl. Thamrin No. 01, kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.
Beliau menyampaikan kekesalan beliau terhadap praktek-praktek hiburan malam diseputar kota Rantauprapat.

"Kami dari Al Uois Labuhanbatu, sangat kecewa dan prihatin melihat kondisi kabupaten ini. Dengan adanya pembiaran praktek-praktek hiburan malam. Padahal jauh hari sebelumnya hal ini sudah diingatkan oleh kawan-kawan. Namun pada kenyataannya, mereka tetap buka. Mau dibuat kemana muka ummat kalau seperti ini" jelas ustadz badar.

"Allah menurunkan AzabNya ke muka bumi ini, akibat kemaksiatan yang dilakukan ummat manusia. Eh, sudah tahu ada corona. Malah maksiat dibiarkan dipertontonkan. Kami sangat kecewa, ummat islam sangat kecewa" tambahnya.

salah satu aktivis sosial Labuhanbatu saudara Teguh AK, SH. Saat di jumpai metro online Juga memberikan statemennya. Terhadap kondisi yang memprihatinkan tersebut.

"fenomena ini sungguh memilukan. Ditengah-tengah pandemi ini. Aktivitas-aktivitas seperti ini di biarkan oleh pihak-pihak terkait. Dengan segala fasilitas yang dimiliki. Gak mungkin Pemerintah tidak tahu. Apa respon Bupati terhadap fenomena ini. Apa respon DPRD terhadap hal ini. Apa respon Polres terhadap kondisi seperti ini. Terkesan lamban dan acuh tak acuh." jelasnya, Senin (13/4/2020).


"kondisi ini sudah berlarut-larut. Ummat ribut, di tutup. Nanti di buka lagi. Tutup, buka lagi. Kayak main kucing-kucingan. Apalagi hal ini hadir ditengah kondisi isu virus corona. Nanti ummat bisa marah loh. Gerah dengan fenomena acuh tak acuh seperti ini. Bahkan hal ini sudah di konfirmasi dengan pihak terkait. Tetap juga mereka beroperasi. Allahu Akbar" tambahnya. (Husin).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html