Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bikin Resah..! Preman Kampung Ini Kerap Ancam Pengawas Gudang di Tanjung Morawa

Tim Redaksi: Kamis, 30 April 2020 | 19:15 WIB

Doni alias Gendon saat menjalankan aksinya.
DELISERDANG - Aksi preman kampung bernama Doni alias Gendon menghadang Pengawas gudang truk Trans Continence sambil melakukan pengancaman di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang menjadi viral di media sosial.

Doni Alias Gendon mencoba mencekik pengawas gudang trans continence yang berada di Jalan Pamah, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa.

Pengawas bernama Gunanda Satria alias Boy sempat menangkis dan mempertanyakan apa maksudnya melakukan penghadangan dan pengancaman.

Sejumlah warga sekitar sempat melihat aksi itu dan beberapa warga sempat melerai pertengkaran mulut antara keduanya.

Karena warga berdatangan, Gendon beranjak pergi namun terus melakukan pengancaman untuk mengganggu Boy.

Karena merasa terancam dengan tindakan Doni Alias Gendon, Boy langsung buat laporan pengaduan ke Polresta Deliserdang untuk memohon perlindungan.

Kini petugas kepolisian Polresta Deliserdang masih melakukan penyelidikan dan pendalaman atas hal ini.

Upaya penyelesaian melalui proses problem solving juga direncanakan untuk dilakukan sebelum laporan (LP) dibuat.

Saat ditemui di Polresta Deliserdang, Kamis (30/4/2020), Boy menjelaskan bahwa dirinya sudah berulang kali dihadang oleh pelaku dan diancam akan dianiaya.

"Sudah beberapa kali dia melakukan penghadangan dan mengancam akan menganiaya. Dia minta kerjaan di gudang tapi kita mana bisa tentukan seperti keinginannya, saya juga pekerja di perusahaan tersebut, tapi dia paksa dan selalu mengancam, maki-maki lalu menghadang di jalan umum, saya merasa terancam," ujar Boy.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Morawa B Jepri saat dikonfirmasi membenarkan kalau Doni Alias Gendon berasal dari Desa Tanjung Morawa B.

"Iya, memang warga asli Tanjung Morawa B, tapi sewa rumah di Desa Bangun Sari. Kabarnya, sehari-hari Doni itu tukang jual bibit tanaman buah dan bunga," ucapnya. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html