Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Hentikan Penyebaran Covid-19, Masyarakat Sumut Dihimbau Hindari Kegiatan Keramaian

Tim Redaksi: Senin, 23 Maret 2020 | 20:32 WIB

MEDAN - Masyarakat diminta untuk mematuhi himbauan berdiam diri di rumah dan menghindari kegiatan keramaian.

Dengan begitu penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dapat dihentikan dan korban Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Sumut, Senin (23/3/2020) di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman, Medan.

Diharapkan semua pihak terkait dapat membantu mengurangi keramaian agar Indonesia tidak serupa dengan Italia yang jumlah kasusnya sudah melebihi Tiongkok.

"Saudara-saudaraku tolong ini ditekankan. Bagaimana caranya agar masyarakat tetap di rumah," tegas Edy Rahmayadi.

Gubernur juga menyampaikan, sampai saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut telah menyiapkan 479 ruang isolasi yang menjadi posko evakuasi yang tersebar di Kota Medan dan Deliserdang, diantaranya Rumah Sakit GL Tobing, Rumah Sakit Marta Friska, Rumah Sakit Sari Mutiara, Gedung Diklat BPSDM Sumut dan Wisma Atlet Pemprov Sumut.

Tentang alat pelindung diri (APD), menurut Edy, sudah dipesan sesuai dengan kebutuhan. Begitu juga dengan alat kesehatan dan tenaga medis dari setiap rumah sakit sudah disiapkan.

"Kami sudah siapkan itu," ujar Edy.

Senada dengan Gubernur, Kapolda Sumut Martuani Sormin juga mengimbau agar masyarakat mengurangi kegiatannya di luar rumah. Jika tidak diperlukan, masyarakat diharuskan jangan keluar rumah.

Jika imbauan ini tidak dilaksanakan, menurut Kapolda, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pembubaran kerumunan yang tidak diperlukan.

"Saya menghimbau seluruh pihak kalau tidak diperlukan tidak usah keluar rumah. Kalau ini diterapkan maka akan mengurangi penyebaran Covid-19 ini," tegas Kapolda.

Koordinator Lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Handoyo mengatakan sampai saat ini kasus positif Covid-19 adalah kasus impor atau terinfeksi di luar Sumut. Belum ada kasus penularan lokal. Untuk itu harus dilakukan pengurangan keramaian yang tidak diperlukan.

"Pencegahan Covid-19 ini, kita harus diam di rumah," kata Handoyo.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, Gubernur juga telah menghimbau penutupan sementara tempat operasional industri pariwisata. Ini dilakukan agar mengurangi dampak penyebaran Covid-19.

"Kami minta dukungan TNI, Polri dan Satpol PP terkait hal tersebut," kata Riadil.

Turut hadir, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kajati Sumut Amir Yanto, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan serta perwakilan rumah sakit se-Sumut. (Sdy)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html