Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ironis! Oknum Wartawan Dipukul dan Diancam Akibat Pemberitaan Proyek di Tapsel

Tim Redaksi: Selasa, 07 Januari 2020 | 18:47 WIB

PADANGSIDIMPUAN - Pemberitaan terkait dugaan KKN pembangunan taman di komplek perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, berujung pemukulan dan pengancaman.

Tindakan dilakukan terhadap oknum wartawan salah satu media online Ihklas Sampul Siregar alias Ucok Siregar, yang terjadi pada Senin (6/1/2020) kemarin.

Kepada Metro-online.co, Selasa (7/1/2020), Ucok Siregar menceritakan bahwa oknum pelaku tersebut diduga orang suruhan Kabag Pertamanan Pemkab Tapsel.

Pasalnya, menurut informasi yang disampaikan korban Ucok, sebelum pemukulan tersebut terjadi, ia sempat menanyakan kedatangan pelaku utusan siapa dan mereka menjawab utusan Dinas yang terkait.

"Awalnya saya dihubungi lewat telepon oleh kawan yang merupakan saksi kasus pemukulan tersebut untuk datang ke Rumah Makan Cendana, yang bertempat di kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan," katanya.

"Sesampainya disitu, kami ngobrol dan kawan saya bilang mau membicarakan persoalan berita taman tersebut dan kemudian saya suruh menghubungi pihak dinas tersebut untuk datang dan bicara langsung," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ucok Siregar memaparkan setelah ditunggu beberapa waktu, pelaku bersama temannya pun datang menghampirinya.

"Sesampainya mereka di Rumah Makan Cendana, sebelum memulai pembicaraan saya terlebih dahulu menanyakan mereka utusan dinas atau kontraktor. Kalau bukan dari dinas kita tidak usah bicara dan mereka jawab dari dinas," ucap ucok.

"Namun saat pembicaraan, si pelaku membentak-bentak saya dan mengatakan berita tersebut tidak ada konfirmasi, yang otomatis saya bantah karena saya sudah konfirmasi langsung ke Kabag Pertamanan Pemkab Tapsel selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemudian pelaku langsung mencekik saya dan memukul saya," terangnya.

Tidak itu saja, dikatakan Ucok, meski pada saat itu sudah dilerai para saksi, pelaku kemudian teriak-teriak memberikan ancaman.

"Dimanapun kau kulihat akan kubunuh," ujar Ucok meniru ancaman pelaku.

Saat ini, Ucok telah membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Kota Padangsidimpuan atas dugaan penganiayaan yang menimpah dirinya. (Syahrul)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html