Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Peringatan HUT Infanteri Ke-71 di Wilayah Teritorial Kodim 0204/DS

Tim Redaksi: Kamis, 19 Desember 2019 | 15:48 WIB

DELISERDANG - Sedikitnya 6.000 Personil TNI Angkatan Darat berkumpul menggelar Upacara Peringatan HUT Infanteri ke-71 di Lapangan Bola Kaki, Desa Galang Kota, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang,  Sumatera Utara, Kamis (19/12/2019).

Kegiatan berlangsung dalam rangka Hari Juang TNI AD Tahun 2019 dan Pleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya dalam rangka Peringatan HUT Infanteri ke-71 di wilayah Teritorial Kodim 0204/DS dengan tema "Bersama Rakyat Infanteri Kuat".

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Danrem 022/PT Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto dan sebagai Komandan Upacara Wadanyon 121/MK Mayor Inf Indra.

Danrem membacakan Amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengucapkan Selamat Hari Infanteri Tahun 2109 kepada segenap prajurit Korps Infanteri beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas.

Disertai juga ucapan terima kasih dan penghargaan yang tertulis atas pengabdian keberhasilan serta prestasi yang telah dicapai prajurit dan Satuan Korps Infanteri dalam mengharumkan nama baik Korps Infanteri dan mendukung Tugas Pokok TNI-AD.

"Salah satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi Agresi Militer Belanda II Tanggal 19 Desember 1948, dimana pada saat itu Panglima Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan Perintah Kilat Nomor 1/PB/D/1948 dan menjalankan Perintah Siasat Nomor 1/1948 tanggal 12 Juni 1948 dengan melaksanakan Perang Rakyat Semesta, pasukan yang Hijrah melaksanakan aksi Wingate (Infiltrasi) dengan cara Long March kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk Wehrkreise (kantong-kantong kekuatan) sebagai titik kuat pertempuran gerilya," ujar Danrem.

Dari peristiwa tersebut, prajurit mendapatkan nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman, nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap dan tindakan setiap prajurit Infanteri sesuai dengan tema Hari Infanteri tahun ini.

"Saya berharap tema tersebut kita jadikan sebagai komitmen bersama untuk benar-benar dipahami dan dihayati serta diimplementasikan melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten sesuai dengan peran tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung pencapaian tugas Pokok TNI Angkatan Darat, tantangan tugas kedepan semakin Kompleks dan dinamis, respons dalam menyikapi hal tersebut telah direalisasikan secara bertahap dengan melakukan transformasi dan modernisasi Alutsista Infanteri guna memberikan semangat baru," katanya.

Oleh karena itu, Danrem mengajak prajurit untuk memantapkan langkah guna mewujudkan Infanteri yang maju, modern dan berkelas dunia dengan berbuat yang terbaik berani, tulus dan ikhlas.

"Melalui kesempatan yang baik ini selaku Komanda Pusat Kesenjataan Infanteri dan Pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah serta seluruh komponen bangsa yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, bantuan dan kerjasama dengan seluruh satuan Infanteri jajaran TNI AD dimanapun berada dan bertugas, Dirgahayu ke-71 Infanteri TNI-AD," ungkapnya.

Kegiatan diwarnai dengan Drama Kolosal berjudul 'Banjir Darah' dipersembahkan Siswa siswi SMPN 10 Tebingtinggi, Penampilan Tarian Bukit Barisan binaan Kodim 0204/DS, Penyerahan Kursi Roda, Tongkat sebanyak 10 buah kepada masyarakat oleh Danrem 022/PT, Bupati Deliserdang, Wadanrindam I/BB, Ketua DPRD Deliserdang, Wakapolresta Deliserdang dan tamu undangan lainnya. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html