Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

264 Pengungsi Asal Sumut di Papua Akan Dipulangkan

Tim Redaksi: Rabu, 09 Oktober 2019 | 22:52 WIB

MEDAN - Selain pemulangan warga dari Surabaya dan Tanjung Priok, Tim Sumut Peduli Wamena yang terdiri atas BPBD, Dinas Perhubungan, Kesbanglinmas, Dinas Sosial dan Biro Humas dan Keprotokolan, juga akan memulangkan 264 warga Sumut lainnya, pada Jumat (11/10/2019), dari Pelabuhan Jayapura (Papua) menuju Pelabuhan Belawan (Medan).

Jumlah 264 orang itu berasal dari dua posko pengungsian di Jayapura. Yaitu posko pengungsian di Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII/Cenderawasih di Sentani dan posko Kementerian PU di Tanah Hitam. 

Perjalanan menggunakan jalur laut dengan Kapal Pelni melalui rute Jayapura – Tanjung Priok – Belawan, diperkirakan memakan waktu 10 hari.

"Seluruh proses pemulangan warga Sumut dari Papua difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk tiket dan kebutuhan lainnya selama dalam perjalanan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis, Rabu (9/10/2019).

Tim Pemprov Sumut, kata Riadil, juga akan memberangkatkan sebanyak 133 pengungsi warga Sumut dari Jayapura ke Wamena, Kamis (10/10/2019), dengan Pesawat Hercules yang difasilitasi Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Ir Tri Bowo Budi Santoso MM MTr (Han) dan Kemensos RI.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Danlanud dan berbagai pihak lainnya, yang turut membantu proses evakuasi warga Sumut di Papua,” ujarnya.

Riadil juga menyebutkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Tim Pemprov Sumut bersama Rindam dan Korem di 6 posko penampungan pengungsi di Papua, tercatat jumlah warga Sumut korban kerusuhan Wamena berjumlah 651 orang.

Selain dipulangkan ke Sumut, lanjut Riadil, sebagian warga ada yang mengungsi/eksodus secara mandiri ke provinsi lain.

"Selain memfasilitasi pemulangan warga Sumut ke Medan dan memberangkatkan kembali ke Wamena, kami juga memberikan bantuan logistik kepada pengungsi selama di posko pengungsian. Kondisi kesehatan warga Sumut di pengungsian, baik-baik saja dan logistik cukup. Tim masih berada di Jayapura/Sentani sampai pemulangan/pemberangkatan warga Sumut ke Belawan selesai," ujarnya. (Ril)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html