Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

SMPN I STM Hulu Terus Berbenah, Butuh 2 Lagi RKB

Tim Redaksi: Senin, 26 Agustus 2019 | 20:32 WIB

Drs L. Gultom, Kepsek SMPN 1 STM Hulu di depan gapura sekolah.
DELISERDANG | SMPN I Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang yang beralamat di Jl. Mhd Saleh Barus, Desa Rumah Lengo, Kec. STM Hulu, Kab. Deliserdang terus berbenah. Untuk mendukung proses belajar mengajar dibutuhkan sarana dan prasarana yang baik.

Setelah dibangunnya ruang kelas baru (RKB) dan tembok sekeliling sekolah, kini pihak sekolah memperbaiki sarana di dalam sekolah.

Misalnya, pembuatan taman, kolam ikan, pembangunan tempat santai dan perbaikan lapangan yang akan digunakan siswa siswi untuk ucapara dan berolahraga.

Saat ini, kondisi lapangan yang membukit sehingga mengganggu saat upacara dan olahraga, kini sudah diratakan.

“Dengan diratakannya lapangan ini akan membuat para siswa dan siswi lebih nyaman melaksanakan kegiatan seperti olahraga dan upacara,” ujar Kepala Sekolah SMPN 1 STM Hulu, Drs L. Gultom kepada wartawan, Senin (26/8/2019).

Diakui Kepsek, pihaknya akan bekerja keras memperbaiki sarana dan prasarana di sekolah tersebut. “Kami berharap dukungan semua pihak, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang untuk membantu membangun fasilitas di sekolah ini,” tambahnya.

Diakui Drs L. Gultom, pihaknya butuh dua ruang kelas baru saat ini mengingat jumlah siswa siswi setiap tahunnya terus bertambah. ”Kita butuh dua ruang kelas baru saat ini dan lokasinya sudah ada,” terangnya.

Sedangkan pembangunan gapura sekolah, Drs L. Gultom menjelaskan anggaran pembangunannya berasal dari alumni sekolah tersebut. “Saya langsung koordinasi kepada alumni-alumni sekolah ini untuk berpartisipasi dan hal itu dapat terealisasi. Terimakasih atas dukungan positif para alumni,” jelas Drs L. Gultom.

Menurut Drs L. Gultom, SMPN 1 STM Hulu kini mendidik 390 siswa dan siswi oleh 25 guru. Dan dalam waktu dekat, pihak sekolah akan berusaha menyediakan bus untuk angkutan siswa siswi, mengingat jarak tempuh siswa dan siswi ke sekolah sangat jauh. Hal ini sesuai permintaan orangtua siswa kepada pihak sekolah.

“Orangtua siswa meminta kami menyediakan angkutan khusus kepada siswa yang rumahnya jauh. Permintaan ini akan kami rapatkan secepatnya,” teranmg Drs L. Gultom lagi. (in)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html