Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

BPOM Medan Grebek Gudang Kosmetik Berbahaya di Binjai

Tim Redaksi: Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:58 WIB


Binjai - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan didampingi Dinas Kesehatan Kota Binjai dan TNI menggerebek satu rumah toko (ruko) di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan kosmetik mengandung zat berbahaya mercury, Rabu (14/8/19).

Kepala BPOM Medan, Drs. Yulius Sacramento Tarigan, Apt mengatakan, dari keterangan pemilik gudang dan kosmetik, seluruh kosmetik tersebut dibelinya dengan cara online melalui distributor yang ada di Kota Batam memalui aplikasi jual beli online Shoopie dan toko pedia.

"Tadi sempat kita mintai keterangan dari pemilik dan dia katakan kalo barang ini dibeli dengan cara online dari Batam dan kita juga telah menghubungi BPOM Batam untuk menindak lanjuti temuan ini," jelasnya saat berada dilokasi penggerebekan.

Dari penggerebekan ini, lanjut Yulius, pihaknya menemukan ribuan kosmetik mengandung zat mercury yang sangat berbahaya bila digunakan oleh manusia.

"Hampir seluruh kosmetik merupakan jenis pembersih kulit. Namun ini sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh tubuh manusia dan ini dilarang oleh peraturan," pungkasnya.

Ketika ditanyai terkait status pemilik gudang dan kosmetik apakah dijadikan tersangka atau tidak, Yulius mengatakan, hingga kini pihaknya belum menetapkan status terhadap pemilik, namun pihak masih menlakan pendalaman dan bila diperlukan, dirinya akan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Untuk saat ini belum ada status yang kita tetapkan kepada pemiliknya. Kita juga masih memintai keterangan dari pemilik sebagai upaya kita dalam mempermudah pengungkapan bisnis kosmetik berbahaya ini," cetusnya.

BACA JUGA: Berkedok Kantor Pos, Ternyata Ini Gudang Penyimpanan Kosmetik Berbahaya

Intinya, lanjut Yulius, BPOM akan terus melakukan pengawasan demi kesehatan dan keamanan masyarakat agar terhindar dari obat-obatan, makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya dan belum terdaftar di BPOM.

"Kita lakukan ini demi masyarakat agar tidak tertipu dan terkecoh dengan obat, makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya. Kami selaku BPOM akan terus melakukan pengawasan dan bila ada masyarakat yang curiga atau menemukan makanan, obat dan kosmetik yang mencurigakan, segera hubungi pihak terkait agar dapat segera ditindak," paparnya.

Usai dilakukan pendataan, kemudian, seluruh kosmetik dibawa ke BPOM Medan untuk diamankan. Sementara, pemilik masih dimintai keterangan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatanya dalam bisnis jual beli kosmetik berbahaya tersebut. (hendra).


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html