Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Resahkan Pengguna Jalan, Polisi Diminta Tindak Truk Galian C

Tim Redaksi: Jumat, 17 Mei 2019 | 17:36 WIB

Polisi Diminta Tindak Truk Galian C 
Batang Kuis | Truk pengangkut galian C, meresahkan warga, khususnya pengguna jalan menuju bandara kualanamu warga sekitar dan pengguna jalan merasa terganggu dan membahayakan keselamatan berlalulintas berharap ada tindakan tegas dari pihak kepolisian Polres Deliserdang .

Pasalnya, jalan Arteri/Sultan Serdang jalur utama ke bandara KNIA licin dan berlumpur akibat truk pengangkut mutan material tanah yang diambil diarea Dusun V Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis berjatuhan kebadan jalan.

"Heran kita masak  truk galian C, Lalulalang di jalur bandara, tanpa ada tindakan aparat terkait ,inikan membahayakan masyarakat terutama penguna sepeda motor ,kalau udah ada korban siapa yang mau disalahkan ,tugas polisi Tertipkan lalulintas ini jalan bandara banyak pejabat lewat masyarakat juga apa lagi ini mau lebaran ini jalur mudik juga .Ujar Handoko, salah seorang pengguna jalan yang saban hari lalu lalang ke bandara KNIA Jumat (17/5) pagi.

Lanjutnya, agar tidak memakan korban, termasuk kecelakaan lalulintas diminta aparat terkait melakukan tindakan tegas bila perlu menutup lokasi galina C tersebut karena diduga tidak memiliki izin dari intansi terkait.

Apa lagi mereka dalam beraktivitas tidak memandang waktu terkadang hingga larut malam. Diperparah pada musim hujan ini terus beraktivitas sehingga jalan tambah licin.

"Kalau tidak segera ditindak ini akan membuat imej buruk bagi kita.Sebab bandara KNIA sebagai pintu gerbang sumut saat ini sedang dinilai dari international menuju bandara bintang 5 persi sky trax".terangnya.

Maka pemerintah jangan kalah dari ulah dari segelintir orang hanya untuk mementingkan keuntungan  pribadinya.

Pantauan, terlihat dilokasi puluhan truk  berjejer parkir disepanjang jalan Arteri KNIA untuk menuggu antrian muatan tanah yang dikeruk  menggunakan alat berat, kondisi seperti ini sudah lama terjadi namun terkesan dibiarkan.

Belum lagi terkait lahan yang di keruk di perjual belikan itu di duga berada di atas lahan HGU PTPN II kebun Batang Kuis .(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html