Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ratusan Personil Gabungan Ikuti Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba di Lapangan Polres Simalungun

Tim Redaksi: Selasa, 28 Mei 2019 | 19:56 WIB


SIMALUNGUN|Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, SIK, MH memimpim apel gelar pasukan Ops Ketupat Toba 2019 di Lapangan Apel Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih Pamatangraya, Selasa (28/5/2019).

Ratusan personil Polri, TNI, beserta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), Organisasi Pemuda, turut disiagakan dalam apel tersebut. Operasi Ketupat Toba 2019, Polres Simalungun Prioritaskan Pengamanan Daerah Rawan Bencana

Apel gelar pasukan turut dihadiri Dandenpom  1/1 Siantar Letkol CPM M. Choirun SE MM, Danyonif 122/TS Letkol Inf Ahmad Aziz, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, SAP, MPM, dan Komandan Kompi 2 Brimob Poldasu Sub Detasemen 2 B Pematang Siantar, AKP Yudiana Syahputra.

Amanat Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dibacakan Kapolres Simalungun, menyebutkan bahwa untuk pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri tahun ini, memang memiliki karakteristik yang khas dibandingkan operasi pengamanan tahun-tahun sebelumnya.

Sebab Operasi Ketupat 2019 dilaksanakan nyaris berbarengan dengan penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang bakal dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2019 semakin kompleks.

Berbagai gangguan stabilitas terhadap kamtibnas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun personel, patut diantisipasi.

"Bahkan berbagai keresahan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, premanisme, intoleransi, hingga kekerasan tetap menjadi pontensi keresahan yang harus diantisipasi secara optimal," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Operasi Ketupat 2019  diselenggarakan di 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yakni Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, dan Papua. Operasi tahun ini pun melibatkan 160.335 personel gabungan terdiri atas 93.558 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel kementerian dan dinas terkait, 11.720 personel satpol PP, 6.913 personel pramuka, serta 16.076 personel ormas dan kepemudaan.

Kapolres Simalungun kepada wartawan menyebutkan, Prioritas pengamanan Operasi Ketupat 2019 ada di 2 titik utama, antara lain di Kota Parapat dan Pelabuhan Dermaga Tiga Ras.

"Pada tahun sebelumnya 5 hari pasca lebaran di Pelabuhan Tiga Ras terjadi Peristiwa tenggelamnya Kapal motor Sinar Bangun, yang memakan ratusan korban jiwa. Sedangkan di wilayah Parapat, terjadi tanah longsor pada saat hari natal dan jelang tahun baru", ujar Kapolres.

JS


John Sihombing


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html