Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan Gelar Capping Day

Tim Redaksi: Selasa, 05 Maret 2019 | 20:43 WIB

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan menggelar capping day
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan menggelar capping day 
MEDAN|Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan menggelar capping day (pemasangan cap) kepada 49 mahasiswa Program Studi (Prodi) DIII Akademi Keperawatan (Akper) dan DIII Akademi Kebidanan (Akbid) Tahun Akademi 2018/2019, di Aula King Abdul Azis Hall, Asrama Haji, Medan, Selasa (5/3).

Hadir dalam kegiatan itu, Pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah dan Swasta,  Pembina Yayasan Indah H. Abdul Haris Hasibuan, SE, Ketua Yayasan Indah, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM, Ketua STIKes Indah Dr. H. Samran, MSi, Apt, Ketua Yayasan Harapan Mama, H. Faisal Syarif Hasibuan, S. Psi, Ketua Prodi Akademi Farmasi Drs. Mustafa Ridwan, MSi, Apt, Ketua Prodi Akper H. Ambali Azwar Siregar, Ketua Prodi Akbid Enni Yusriani Nasution dan para orangtua mahasiswa.

Dalam sambutan Kadis Kesehatan Sumut yang disampaikan Kabid SDM, Hj. Sri Suryani Purnamawati, SSI, Apt, M. Kes mengatakan, dalam konteks pembangunan kesehatan, visi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan adalah tersedianya SDM yang bermutu dan mencukupi baik dari segi jumlah, serta tersebar secara merata di seluruh Indonesia.

“Untuk mencapai visi ini tentu kita semua, baik Dinkes Provinsi, Kabupaten/Kota dan Institusi Pendidikan Kesehatan, harus bersinergi untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang  berkompetensi. Dan salah  satu ukuran pencapaian kompetensi mahasiswa itu haruslah sesuai kurikulum yang meliputi kompetensi kognitif praktek dan psikomotorik,” ujarnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 DIKTI) Wilayah I Sumut yang diwakili Kasubbag Akademik Kemahasiswaan Drs Sulhan Lubis mengatakan, capping day ini merupakan acara yang menandakan para mahasiswa yang dilantik, secara resmi mengemban tugas untuk bergabung dalam profesi Keperawatan dan Kebidanan di lahan praktek seperti rumah sakit, klinik, Puskesmas dan pusat kesehatan lainnya. Sehingga mahasiswa STIKes Indah Medan memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengembangkan diri menjadi perawat dan bidan yang profesional nantinya.

“Perawat dan bidan yang profesional adalah mereka yang memiliki kompetensi, menguasai metode pendekatan kepada pasien dalam menjalankan tugasnya. Maka belajar dan berlatih terus menerus menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan. Manfaatkan fasilitas dan teknologi informasi yang ada untuk menambah dan menumbuh-kembangkan wawasan keilmuan,” papar Sulhan Lubis.

Sementara itu Ketua Yayasan Indah Medan, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM menyebutkan bahwa sejak ditetapkan menjadi STIKes, Yayasan Indah terus berbenah dan berkomitmen mengembangkan pendidikan terutama dalam bidang pelayanan kesehatan. Sehingga melahirkan generasi - generasi tenaga kesehatan yang profesional yang memiliki etika dan siap diterjunkan nantinya ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Dalam hal ini juga, lanjut Riski, STIKes Indah Medan terus berbenah terutama menyiapkan fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan modern. Apalagi tahun ini STIKes Indah memiliki mahasiswa yang berasal dari Provinsi Jabar, Sumsel dan Riau.

Kemudian melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta sehingga lulusan STIKes Indah siap bekerja dan ditempatkan dimana saja. "Apalagi tahun ini STIKes Indah membuka S1 Prodi Farmasi dan menyusul Insya Allah tahun depan S1 Keperawatan dan Kebidanan," ucap dr Riski yang juga merupakan Ketua ASIRA Sergai.


Senada disampaikan Ketua STIKes Indah Medan Dr. H. Samran, MSi, Apt. Sesuai dengan motto STIKes Indah Medan "Unggul dan Berkarakter di Indonesia" , maka diharapkan mahasiswa yang caping day ini berkarakter dan profesional.

"Nantinya bekerja lah tanpa di suruh -suruh, bekerja sesuai dengan hati nurani, haruslah disiplin dan jujur. Sebab, karakter ini penting, karena akan menjadi kunci kesuksesan tenaga kesehatan," ujarnya.

Dijelaskannya, dari 49 mahasiswa yang dilakukan capping day diantaranya Akbid 21 orang dan Akper 28 orang. Dengan dilakukan caping day ini berarti para mahasiswa ini telah siap berpraktek ke lapangan, pungkasnya.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html