Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pasca Pembakaran Kapal Pukat Trawl, Nelayan Tradisional Sergai Khawatir

Tim Redaksi: Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:49 WIB

SERGAI | Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Serdang Bedagai  melakukan audiensi guna menjalin koordinasi dalam menjaga keamanan laut diantaranya Posmat TNI AL Kabupaten Serdang Bedagai dan Satpol Air Polres Sergai, Sabtu (30/03/2019) pagi.

 Zulham Hasibuan Selaku ketua KNTI kepada awak media menyampaikan bahwa setelah adanya insiden kemarin pembakaran satu unit Kapal Pukat Trawl di Desa Bagan Kuala kecamatan Tanjung Beringin Sergai, hingga saat ini para nelayan tradisional merasa khawatir dan berhati-hati.

Karena hal itu menyebabkan  mereka tidak melaut. Dugaan adanya indikasi intimidasi dan lainnya makanya para nelayan tradisional merasa ketakutan sementara mereka makan dari hasil melaut itu, ucap Zulham Hasibuan.

Oleh karna kami, lanjut Zulham pada hari ini melakukan koordinasi guna mencari solusi dengan pihak keamanan laut terkait dalam hal ini Posmat TNI AL Bedagai dan Satpolair Polres Sergai untuk menjaga kondusifitas perairan Sergai, karena kami juga mencari makan ataupun kebutuhan sehari-hari dari melaut tersebut.

Terakhir, kami juga berharap Nelayan Batubara yang notabene Kapal Pukat Trawl agar aktivitasnya dihentikan. Oleh sebab itu, kami juga turut saling menjaga dan menciptakan kondusifitas Perairan di Serdang Bedagai,  ujarnya. (Salim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html