Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tokoh Lintas Agama Sumut Gelar Kegiatan Dialog dan Dekralasi Pemilu Damai di Mapolres Nias

Tim Redaksi: Rabu, 27 Februari 2019 | 20:05 WIB


Gunungsitoli - Tokoh lintas agama Sumatera Utara menggelar kegiatan Dialog tokoh lintas agama Sumatera Utara dan Deklarasi Pemilu Damai dengan Tema " Peran Tokoh Lintas Agama Dalam Mewujudkan Pemilu Damai Tahun 2019 " Rabu (27/02/2019)  bertempat di Aula Kamtibmas Polres Nias.

Kegiatan Tersebut dihadiri oleh Wadir Binmas Polda Sumut AKBP Parluatan Siregar,  Kasubdit Polmas Dit Binmas Polda Sumut AKBP Fatmah Nasution,  Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H.Mewakili Dandim 0213/Nias. Kepala BNNK Gunungsitoli AKBP Faduhusi Zendrato, S.H., M.H,  Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, S.H., M.H. Wakil Bupati Nias Utara Haogosochi Hulu,  Kasi Ornop Dit Binmas Polda Sumut Kompol Lely Hafni,  Kabag Ops, Kabag Ren dan Kabag Sumda Polres Nias, Para Kasat sejajaran Polres Nias. Para Kapolsek sejajaran Polres Nias. H.Maratua Simanjuntak Ketua FKUB Sumut. H.Palit Muda Harahap, Ahmad Darwi. Benno Ola Tage, Hormat Hutasoi. H.Arifinsyah. H.Hasan Bakti Nasution. Ketua MUI Gunungsitoli H. Abdul Hadi S.H. Ketua FKUB Kota Bastari Marikan, M.M. Ketua PGLII Kab. Nisel Pdt. Aperli Gulo M.Th. Ketua PGLII Kep. Nias Pdt. Betul Ndraha, M.Th. Kemenag Kab. Nias Barat Ermansyah Polem, M.M. Ketua FKUB Nias Utara Drs. Emanuel Hia,  Ketua PCNU Kota Gunungsitoli Drs. Basrah Zebua,  Ketua PCNU Kab. Nias Utara Muhamad Yusuf Zebua, SE. Ketua FKUB Nisel Pdt. Ohezatulo Buulolo. FKUB Kab. Nias Drs. Soziduhu Lombu, M.Th, MUI Kab. Nias Barat Masyhur Marunduri, Paroki Santa Maria Gunungsitoli Drs. Alizatulo Waruwu,  MUI Kab. Nias Ajran Caniago. Sinode BNKP Pdt. Gloriati Ndraha,  Sekum GNKPI Pdt. Nur Idaman Zebu. Tokoh-tokoh lintas agama Kab/Kota.


Pada kegiatan Dialog tokoh lintas agama Sumatera Utara adapun narasumber antar lain :Heppy S. Harefa (Komisioner KPU Gunungsitoli), H.Maratua Simanjuntak (Ketua FKUB Sumatera Utara) H.Hasan Bakti Nasution (Ketua MUI Sumatera Utara), Pdt. Hotman Hutasoit (PGI Sumatera Utara),  Pastor Benno Ola Tage (Keuskupan Sumatera Utara)

Sambutan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, yang ibacakan oleh Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan  menyampaikan antara lain mengucapkan terimakasih kepada para tokoh-tokoh lintas agama yang telah hadir dengan berkomitmen utk menciptakan persatuan dan kesatuan demi mewujudkan pemilu damai 2019 khususnya di daerah Sumatera Utara sehingga kegiatan ini membawa berkah bagi kehidupan keagamaan dan iklim demokrasi positif untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia

"Pada prinsipnya semua agama mengajarkan kebaikan dan tidak ada satupun agama yang mengajarkan untuk berbuat jahat dan menganggap agamanya paling benar, Kita menjalankan keyakinan masing-masing tanpa menyalahkan agama org lain sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama yang bisa mempererat persatuan dan kesatuan," ujar Deni.

Jalin hubungan antar umat beragama dan sesama manusia guna menjaga keutuhan NKRI, Memasuki masa kampanye dikhawatirkan akan terjadi kecurangan dan tindak pidaba lainnya berupa Kampanye hitam dan ujaran kebencian yg dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab baik melalui dunia maya maupun secara terang-terangane, brsikap dewasa dan bijak dalam mengambil keputusan pada pemilu 2019, Bersama-sama kita menjaga keamanan menjelang pemilu khususnya di Wilayah hukum Polres Nias.


Sementara Paparan dari Wadir Binmas Polda Sumut  mengharapkan agar setiap pihak melakukan sinergitas dalam rangka mensukseskan Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2019 sehingga memberi kesejukan ditengah-tengah masyarakat, Membangun kesadaran masyarakat agar terlibat aktif dalam mensosialisakan masalah hukum terkait Pemilu 2019. Bersatu padu dalam menjaga kondisi yang aman ditengah-tengah masyarakat. 

Peran tokoh lintas agama tidak terlepas untuk menjaga keutuhan NKRI, Tidak menonjolkan perbedaan oleh karena keberagamaan menjelang pemilu damai 2019 yang dapat memicu dan menimbulkan konflik, Jiwa Nasionalisme dan Bela Negara harus dipertahankan agar tidak terpecah belah, Memberi bimbingan dan arahan kepada para tokoh-tokoh masyrakat untuk menolak hoax, Akan timbul potensi manipulasi dan kerawananan apabila tidak saling bersinergi,  Lebih mengutamakan pencegahan dari pada penegakan hukuman pada pelaksanaan Pemilu 2019. (Marinus Lase)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html