Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Dinas Lingkungan Hidup Sergai Terkesan Lambat Tangani Pencemaran Sungai Matapao

Tim Redaksi: Kamis, 28 Februari 2019 | 00:00 WIB


Pencemaran Sungai Matapao
Pencemaran Sungai Matapao


SERGAI | Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terkesan lambat untuk menangani keluhan warga,  khususnya Dusun II, Desa Leberia KecamatanTeluk Mengkudu, Sergai soal limbah yang mencemari sungai Matapao.

Pasalnya, menurut informasi hingga hari ini Dinas LH Sergai belum ada menindaklanjuti soal keluhan warga pasca adanya sungai Matapao yang berwarna hitam yang mengeluarkan aroma busuk diduga dicemari air limbah dari pengelola ubi kayu yang berasal dari Kecamatan Sei Rmpah.

Sampai hari ini pihak dinas terkait belum ada terjun kelokasi untuk meninjau sungai tersebut. Sudah tidak tahan lagi warga yang berada berdekatan dengan sungai ini. Setiap sungai ini berubah berwarna hitam sudahlah pasti banyak yang merasa komplin maupun cacian, ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (27/2).

Kalau tidak bau tidak apa apa, ini sungai sudah berwarna hitam mengeluarkan aroma busuk lagi. Kadang seminggu sekali maupun dua hari sekali sungai ini pasti berubah menjadi berwarna hitam aromanya sangat menyengat, ujarnya lagi.

Senada juga dikatakan Giono menyampaikan bahwa sampai hari ini Dinas terkait belum ada datang ke lokasi untuk meninjau sungai ini, padahal saya sudah baca di beberapa media siber (online) pemberitaan mengenai sungai ini. Namun sampai sekarang belum ada tindaklanjuti soal sungai ini.

Ditambahkannya, padahal masalah ini sudah cukup lama, dulunya pernah ditinjau oleh pegawai dinas LH Sergai dan beberapa anggota dewan tapi entah sampai mana titik temunya. “Nah, ini kembali lagi sungai kami seperti yang dulunya berubah berwarna hitam dan mengeluarkan aroma busuk," tegas Giono dengan nada kesal.


Seharusnya, kata Giono pemerintah setempat cepat menangani keluhan warga, apalagi yang berwenang  mengenai masalah ini seharusnya cepat ditanganinya untuk mencari penyebab sungai ini berwarna hitam dan mengeluarkan aroma busuk.

Kita lihat dinas terkait pastinya sudah mengetahui soal keluhan warga sini dengan adanya pemberitaan di awak media. Namun sampai saat ini belum juga ada tinjauan maupun kunjungan oleh dinas terkait sepertinya terkesan lambat menangani  keluhan kami, tutupnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sergai, Safrial Budi kepada wartawan menjawab singkat. "Ok tanks informasinya akan dijajaki dan di caritahu oleh kasi Gakkum pak Mulya hadi, segera sekali lagi terimakasih,” tulis Kadis pada pesan aplikasi WhatsApp.(tim)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html