Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Massa KOMPAS Sergai Pertanyakan Mutasi Kepala KUA Sei Rampah

Tim Redaksi: Senin, 28 Januari 2019 | 15:38 WIB

SERGAI | Komunitas Masyarakat Pembela Aspirasi (KOMPAS) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan aksi solidaritas atas mempertanyakan sebab dimutasikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sei Rampah, berlangsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sergai, di Dusun Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (28/1).


Dalam aksi tersebut diantaranya Komando Inti (KOTI) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sergai, Forum Silaturahmi Mahasiswa Sergai dan PD Al-Washliyah, JPRMI, FUIB, dan Alumni PPQ Firdaus Sei Rampah.


Dedi Irwansyah, S.Pd.I dalam orasinya menyampaikan bahwa Muhammad Leno, S.Ag yang sebelumnya di Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Beringin kemudian bertugas ke KUA Sei Rampah dan setelah 2 bulan bertugas tanpa sebab dimutasi ke Kecamatan Silindak.


Oleh sebab itu, kami hadir minta penjelasan kenapa sebab dan apa sebenarnya terjadi jangan jadikan korban putra berbaik di Sergai, karena kita di Sergai menjunjung tinggi slogan "BERSAUDARA", kita perjuangkan arti persaudaraan itu, ujarnya.


Kalau dia ada kesalahan kami siap menerima nya tapi jangan sempat memuat dugaan kepentingan dan politisasi. Hal ini akan kita sampaikan secara struktural kepada pimpinan Kemenag dan menyurati Presiden RI, pungkasnya.


Kassubag Tata Usaha Kemenag Sergai, H.Saripuddin daulay mengatakan terimakasih atas sosial kontrol dan supaya tuntas dan jelas apa permasalahan tersebut pihaknya mengajak perwakilan masuk untuk dilakukan diskusi.



Saat dilakukan diskusi tertutup, diketahui hadir H.Masjuki, S.Pd, I (Kasi Bimas Islam), H.Saripuddin daulay, S.Ag,M.Pd (Ka.Sub.Bagian Tata Usaha)H.Zulkifli Sitorus, S.Ag (Kasi Haji dan Umroh), H.Yusuf Barus, SE (Kasi Pendidikan Islam) dan sejumlah perwakilan aksi.


Setelah beberapa menit, Dedi Irwansyah menyampaikan hasil diskusi tersebut mengatakan ucapan terimakasih kita sudah diterima untuk diskusi berkenaan dengan masalah hari ini. Terimakasih KTU dan jajarannya namun Kakan Kemenag tidak bisa hadir karena sedang melayat.


Menurut mereka, hal ini terjadi karena keputusan Kanwil Sumut. Namun kita diduga pastinya ada rekomendasi dan informasi dari Kemenag Sergai. Saya titip pesan kita ambil untimatum dan kita tunggu waktu 2X24 jam kalau tidak keputusan, kita kembali bawa massa yang lebih banyak, ungkapnya.


Ditambahkan Gobel Hermanto selaku Ketua KOTI PP Sergai menyampaikan bahwa saudara Muhammad Leno merupakan kader terbaik makanya kami turun aksi menanyakan perihal beliau dipindahkan dan saat mediasi tadi kita tidak menemukan jawaban terkait hal itu.


Kalau tidak ada kejelasan, kami akan turunkan pengurus KOTI dan masyarakat Sergai yang lebih banyak lagi, tegasnya.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html