Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Balai Karantina Pertanian Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Lalulintas Benih dan Non Benih

Tim Redaksi: Jumat, 04 Januari 2019 | 14:58 WIB

Kualanamu | Balai Karantina Pertanian (BKP)  Kelas II Medan, sosialisasi  perkara
ntinaan dengan para stake holder dan Intansi terkait  tentang peningkatan layanan  prioritas benih dan non benih, Thema “Meningkatkan Pelayanan Lalulintas  Benih dan Non Benih”   di aula Frime Hotel, Jumat,(4/1) pagi sekitar pukul 10.00 wib.

Hadir Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati  Nabati  Antarjo Dikin, Kepala BKP Kelas II Medan Hafni Zahara, Kasi Tumbuhan Happy Diaty, Kasi Karantina Hewan drh Wagimin, pegawai BKP, serta peruhaaan swasta serta  intansi dan undangan  lainnya.

  Antarjo Dikin menjelaskan  kegiatan ini tidak lain memberikan penjelasan  pada stake holder  atau klaien Karantina yang ada di Bandara Kualanamu, supaya pelayanan lebih cepat lebih murah dan transparan.Artinya, semua klaien kita diberi kesempatan dialog sama Karantina, apa yang menjadi keluh kesahnya.” Tadi kita sudah diskusi  seperti apa hambatan itu, dan langsung kita selesaikan ngak usah berlama-lama,” terangnya.


Intinya bahwa sekarang  ini eranya transparansi kejujuran, dan ini bukan tuntutan dari pemerintah Indonesia saja, tetapi di seluruh dunia menghendaki itu.Sehingga tidak ada lagi  istilahnya biaya-biaya yang tidak bisa diperkirakan, karena suatu ciri negara maju ongkos dan biaya itu terukur semua, dan tidak boleh  mengada-ada  biaya yang tidak ada kaitannya dengan tugas dan pungsinya.

Jadi kita berharap semua masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Sumut yang terkait dengan penggunaan jasa Karantina silahkan berhubungan langsung dengan petugas atau datang ke kantor Karantina untuk mendapatkan informasi yang jelas,jangan melalui perantara. Karena perantara misalnya pengguna jasa, yang tidak bertanggungjawab suka menambah-nambah biaya jasa karantin yang kita tidak tau.

Misalnya hanya membayar biaya dokumen saja sekitar Rp 5000,- bisa nanti dibuat berjuta-juta biayanya. Ini  tidak boleh terjadi dan sangat kasihan karena dibohongi, jadi kita harus berikan yang terbaik kenapa? Kalau negara kita maju kita semua sejahtera itu yang paling penting,”terangnya.


Disoal pelayanan Karantina di Tahun 2018, menurutnya sudah baik, tinggal meningkatkan lebih baik lagi untuk menyongsong tahun 2019.Apa lagi awal Tahun ini Karantina  Kelas II Medan sudah ada komitmen bersama untuk bebas dari pada korupsi, tidak saja Karantina termasuk beberapa intansi yang ada di kumunitas Bandara Kualanamu. Jadi saya pikir ini  salah satu contoh  baik yang ada di Indonesia dan tentunya nanti akan diikuti pelabuhan-pelabuhan dan bandara lain yang ada.pungkasnya.

Akhir acara  dilakukan  penyerahan sertifikat  surat perpanjangan Intalasi Karantina Tumbuhan (IKT) pada dua perushaan swasta yang mengikuti acara sosialisasi  terkait peningkatan pelayanan Karantina.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html