Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Siswa SMPN 5 Batang Angkola Terpaksa Belajar di Ruangan Berukuran 2 x 9 Meter

Tim Redaksi: Kamis, 15 November 2018 | 14:02 WIB

Ruangan SMPN 5 Batang Angkola Tapsel berukuran 2 x 9 M
Tapanuli Selatan - Siswa SMP Negeri 5 Batang Angkola kabupaten Tapanuli Selatan terpaksa belajar diruangan seadanya dengan berukuran lebar 2 meter dan panjang 9 meter (2 x 9 m), pasalnya sekolah tersebut kekurangan ruangan untuk proses belajar mengajar.

Ruangan yang berukuran 2 x 9 meter ini dulunya hanya gang kecil pemisah tembok ruangan kelas dengan tembok ruangan kantor kepala sekolah/ perpustakaan, kemudian gang tersebut ditutup dan disekat dengan tripleks seadanya dan dijadikan ruangan belajar untuk siswa kelas VII dengan jumlah rombongan belajar (rombel) sebanyak 21 siswa.

Kepala sekolah SMP Negeri 5 Batang Agkola Mahyuddin Syarif S.Pd kepada metro-online.co menjelaskan, bahwa ruangan tersebut sengaja di buat dikarenakan bertambahnya siswa yang mendaftar ke SMP Negeri 5 Batang Angkola, sementara sekolah tidak memiliki ruangan belajar lagi untuk menampung siswa tersebut.

" Sekolah ini sebenarnya sangat membutuhkan ruangan, karena tiap tahun siswa kita bertambah dan alhamdulillah masyarakat percaya dan semakin banyak menyekolahkan anak mereka kesini, jadi makanya kita buat ruangan dadakan agar siswa bisa mendapatkan ruangan untuk belajar" jelas Mahyuddin, diruangan kerjanya, Kamis, (15/11/2018).

Dikatakan Mahyuddin bahwa ruangan  belajar ukuran 2 x 9 meter ini memang sangat tidak memungkinkan dijadikan ruangan belajar, karena ruangan yang sempit dan bisa membuat tidak nyaman siswa dalam melaksanakan proses belajar.

Selain itu, ruangan perpustakaan sekolah SMPN 5 Batang Agkola juga dipergunakan untuk proses belajar mengajar untuk kelas IX dikarenakan sangat minimnya fasilitas untuk ruangan belajar di sekolah tersebut.

"Ruangan perpustakaan itu lebih dulu dijadikan ruangan belajar, ya itu tadi karena bertambahnya siswa setiap tahun, sementara sekolah kita kekurangan ruangan" ungkap mahyuddin yang sudah 7 tahun menjabat sebagai kepala sekolah semenjak pertama kalinya SMPN 5 Batang Angkola berdiri.

Informasi yang diketahui dari Kepala Sekolah, selain kuranganya ruangan belajar, sekolah SMP Negeri 5 Batang Angkola juga tidak memiliki ruangan untuk kepala sekolah, guru dan ruangan laboratorium.

Dikatakan Mahyuddin, SMP Negeri 5 Bantang Angkola membutuhkan 5 ruangan lagi, dengan rincian 2 untuk ruangan siswa 2 untuk ruangan guru dan kepala sekolah dan 1 lagi untuk ruangan laboratorium.

Hal ini juga sudah pernah dilaporkan dan disampaikan Mahyuddin kepada Dinas Pendidikan kabupaten Tapanuli Selatan melalui pengawas sekolah dan juga dari dinas pendidikan sudah turun memantau dan melihat langsung untuk bagaimana situasi dan kondisi sekolah, untuk segera ditindak lanjuti namun sampai sekarang sekolah SMPN 5 Batang Angkola belum mendapatkan jawaban untuk realisasinya.

" kita berharap kepada pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan agar memberikan perhatian kepada SMPN 5 Batang Angkola terkait masalah kurangnya ruangan untuk proses belajar mengajar di sekolah ini.

"Semoga kedepannya Pemerintah dapat mengalokasikan dana untuk pembangunan ruangan di sekolah kita agar sekolah SMPN 5 Batang Angkola bisa berkembang lagi, serta dapat menuntaskan pendidikan di kecamatan Batang Angkola dan umumnya di wilayah kabupaten Tapanuli Selatan" pintanya.

Sementara kepada metro-online.co siswa dan siswi SMPN 5 Batang Angkola keluhkan ruangan belajar yang mereka pergunakan sangatlah sempit dan gerah sehingga membuat tidak nyaman dan sangat mengganggu mereka pada saat proses belajar. (Sy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html