Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Nenek 91 Tahun Tewas Terapung di Sungai

Tim Redaksi: Minggu, 21 Oktober 2018 | 12:08 WIB

SERGAI - Sosok mayat nenek tua kembali gegerkan warga, Saminah (91) warga Dusun II Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sergai ditemukan terapung di Sungai Dusun III Desa Pegajahan, Sabtu (20/10) sekira pukul 23.30 WIB.

Mayat wanita tua ini awalnya ditemukan oleh saksi, Suparman (52) yang merupakan anak kandung korban di areal Sungai dekat Kantor Kecamatan Pegajahan.

Penemuan mayat ini langsung dilaporkan ke Polsek Perbaungan oleh dengan Nomor LP /    /A/X/2018/SU/Res sergai/Sek Perbaungan, tgl 20 Oktober 2018.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Perbaungan beserta Pers Opsnal Reskrim Polsek Perbaungan turun ke lokasi di Dusun III Desa Pegajahan, Kecamatan Perbaungan.

Hal ini dijelaskan Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos, SIK, MSi melalui Kasubbag Humas AKP. Nellyta Isma via pesan Whats App, Minggu (21/10) pagi kepada wartawan mengatakan bahwa Kapolsek bersama pihak keluarga dalam kondisi cuaca hujan membawa jenazah korban ke rumah Suparman dan menurut keterangan anak almarhumah, ibunya selama ini memang ada mengidap penyakit pikun dan setiap keluar rumah jarang kembali.

Setiap keluar rumah, almarhumah selama ini harus ditemani. Namun, kemaren sebelum ditemukan tewas, almarhumah saya tinggalkan dirumah karena mengambil rumput ke luar untuk makan ternak, ujarnya.

Setelah kembali ambil rumput, ternyata ibu saya tidak berada dirumah. Saya pun melakukan pencarian disekitar rumah bersama Wagiati, tapi pencarian tidak membuahkan hasil. Dan ditelusuri dari aliran sungai barulah ditemukan jasad manusia terapung. Melihat itu, saya langsung mendekatinya dan ternyata mayat tersebut adalah ibu saya, jelas AKP Nellyta menirukan penjelasan Suparman.

Mayat korban yang sudah berada dirumah dan diteliti oleh Polsek Perbaungan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh di dalam sungai dan tewas.

Jasad korban menurut pernyataan pihak keluarga tidak perlu dilakukan autopsi, karena sebelum meninggal, almarhumah selain pikun juga mengidap penyakit komplikasi.

"Jenazah korban, ini hari akan dikuburkan dengan layak dan pihak keluarga juga sudah menerima kematian korban dengan ikhlas," tutup Kasubbag Humas.(YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html