loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Banjir Asahan Meluas, 5 Desa Terendam Air

Tim Redaksi: Kamis, 11 Oktober 2018 | 10:32 WIB

Banjir di Asahan



KISARAN - Ratusan rumah warga di lima desa di Kabupaten Asahan terendam banjir. Banjir yang merendam rumah warga di Asahan Rabu(10/10) sekira pukul 11.00 wib .

Ada pun rincian wilayah terdampak banjir antara lain, dari Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja sebanyak 1 Dusun (Dusun X Rawa Rejo), dengan jumlah  rumah  tangga terdampak tergenang air sebanyak 115  KK/RT (261 jiwa).

Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane sebanyak 2 Dusun (V dan VII), dengan jumlah  rumah  tangga terdampak tergenang air 26 KK/RT (78jiwa).

Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja sebanyak 3 Dusun (Dusun V, VI, X), dengan jumlah  rumah  tangga terdampak tergenang air sebanyak 35  KK/RT (92 jiwa).

Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane sebanyak 4 Dusun (Dusun III, V, XI, XII), dengan jumlah  rumah  tangga terdampak tergenang air 47 KK/RT (132 jiwa).

Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja sebanyak 6 Dusun (Dusun I, II, III, VII, VIII, IX), dengan jumlah  rumah  tangga terdampak tergenang air sebanyak 326 KK/RT (983 jiwa).

Informasi diperoleh dari Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan, desa yang terendam banjir itu berasal dari dua kecamatan yakni Kecamatan Tinggi Raja dan Kecamatan Buntu Pane. Total banjir menggenangi sekitar 16 dusun, dan berdampak pada 549 KK/RT atau sekitar 546 jiwa.

"Banjir ini akibat dampak tingginya intensitas hujan dalam 3 hari terakhir, baik di hulu dan wilayah Kabupaten Asahan, serta turunnya hujan dengan intesitas sedang berdampak naiknya debit air sungai di bagian hulu wilayah Asahan secara cepat dan signifikan," sebut Khaidir.

"Sejauh ini BPBD Kabupaten Asahan telah menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dapur umum kepada korban yang rumahnya terkena tergenang air yang dievakuasi ketempat yang aman.

BPBD juga menerjunkan SATGAS PB  ke lokasi kejadian bersama-sama perangkat pemerintah setempat dan warga dalam proses penilaian, penanganan, dan evakuasi warga yang terdampak ke titik lokasi yang aman, terutama bagi bagi Lansia dan Balita," sebutnya.(rial)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html