loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Viral Anggota Nyabu, Keseriusan Kapolrestabes Bina Personel Dipertanyakan

Tim Redaksi: Rabu, 05 September 2018 | 11:37 WIB

Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sumatera Utara meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengevaluasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dan Kasat Narkoba AKBP Rafael Sandy karena maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba baik di masyarakat maupun di internal kepolisian.


Ketua Masika ICMI Rizky Emiliya didampingi pengurus mengatakan setelah sebelumnya viral video anggota propos Polsek Helvetia yang menggunakan narkoba beberapa waktu lalu, kini kembali terjadi, oknum anggota polisi dari Polsek Medan Area bermarga Tarigan viral dengan kasus yang sama.


"Sudah layaklah di evaluasi kinerja pak Dadang, tindakan anggotanya mencoreng institusi polri. Ya Kalau perlu dicopot, karena pimpinan harus bertanggung jawab dan ini kejadian kedua," katanya.



Rizky Emiliya yang biasa disapa Qiqi ini juga meminta Kasat Narkoba AKBP Rafael Shandy juga bertanggungjawab atas maraknya peredaran narkoba di Kota Medan, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, dimana salah satu pengunjung di diskotik NewZone tewas karena over dosis.


Artinya apa, bahwa Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, bersama Satuan Narkoba gagal dalam melakukan pemberantasan narkoba, baik di internal kepolisian maupun di masyarakat.


Ia mempertanyakan, sampai sekarang dari kasus video pertama anggota polisi yang viral menggunakan sabu, tidak diungkapkan dan ditangkap dari mana tersangka mendapatkan narkoba, meskipun kita tahu oknum polisi anggota propos itu melalui pers rilis orang nomor satu di Polrestabes  Medan akan ditindak.


Kasus lainnya ungkap qiqi, tidak jelas tindaklanjut dari kematian pengunjung yang over dosis kemarin, apakah diskotiknya ditutup dan pemiliknya diperiksa sampai sejauhmana tanggung jawabnya.


"Ya saya melihat pemberantasan narkoba di Kota Medan gagal, Rajia yang dilakukan terkesan formalitas untuk publikasi, seharusnya mereka (polisi) kan tau, lokasi peredaran narkoba salah satunya kan diskotik," ucapnya.



Kalau memang perlu, pinta Qiqi, jangan hanya razia yang dilakukan, tapi tutup tempat diskotiknya, dan tidak hanya NewZone tapi lokasi diskotik lainnya, karena sarang peredaran narkoba.(dra)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html