loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Selasa Besok Massa dari 9 Desa Akan Datangi PTTN

Tim Redaksi: Minggu, 26 Agustus 2018 | 16:54 WIB


Dalam aksi ke 3, Massa dari 9 desa datangi PTTN minta CSR disalurkan.  


PALUTA-Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Bersatu (AMPMB) bersama masyarakat yang tergabung dari sembilan desa akan datangi Kantor Besar PT Tapian Nadenggan, Selasa (28/8).

Kedatangan massa tak lain untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang selama ini tak pernah di indahkan oleh pihak perusahaan. Seperti penyaluran CSR, Kebun Plasma dan rekrutmen pekerja yang mengutamakan putra daerah.

"Selasa ini 28 Agustus 2018 merupakan aksi yang ke empat dan tuntutan kami dari masyarakat masih tetap sama," kata Kordinator Aksi Hendra Ibrahim Siregar ketika dikonfirmasi via selulernya, Minggu (26/8).

Masih kata Hendra pemuda dari Desa Siancimun ini, aksi pertama pihak perusahaan tidak merespons apa yang telah di suarakan massa, tentunya aksi berlanjut ke aksi ke dua dan hingga aksi ke empat. Aksi ini merupakan salah satu upaya masyarakat untuk mempertahankan dan meminta hak nya sebagai masyarakat yang berdomisili di sekitar perusahaan.

Hendra sedikit menceritakan bahwa dalam aksi sebelumnya, karena tak ada titik temu antara pihak perusahaan dan masyarakat, akhirnya masyarakat mulai membuat tindakan yaitu memblokade jalan menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan membakar ban di depan pintu gerbang PKS.

"Karena tidak ada titik temu, massa sepakat akan melanjutkan aksi ke empat Selasa depan," sebutnya.

Meski pihak Kecamatan Halongonan Timur akan melalukan upaya mediasi kepada kedua pihak, massa akan tetap mendatangi Kantor PTTN dan terus menyuarakan aspirasinya.

Camat Haltim Mahyulni SH membenarkan bahwa Senin (27/8) pihaknya akan melakukan mediasi antara kedua belah pihak yakni PTTN dan masyarakat dari sembilan desa. Dan upaya mediasi itu pun nantinya akan di hadiri seluruh pihak dan instansi yang terkait. Tujuan mediasi tentunya untuk menjaga keamanan  dan kenyamanan di Kecamatan Haltim ini.

"Selaku camat tentunya upaya damai dan memediasi kedua belah pihak sangat di perlukan. Kita juga tidak ingin ada gejolak di tengah-tengah masyarakat. Mudah-mudahan pertemuan nanti akan membawa hasil yang positif buat kita semua," pungkasnya.

Sementara itu penanggungjawab aksi, Habibi P Harahap mengatakan meski ada pertemuan dan mediasi, aksi tetap akan berlanjut pada Selasa (28/8) nanti.

"Apapun nanti hasil pertemuan itu, aksi akan tetap berlanjut," katanya.

Pihaknya hanya meminta PTTN merealisasikan tuntunan dari masyarakat yakni CSR, Plasma serta meminga perusahaan agar lebih mengutamakan putra daerah untuk dipekerjakan di perusahaan.

"Tuntutan kita masih tetap sama. Utamakan putra daerah, salurkan CSR dan kebun plasma," tutupnya. (Plt-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html