Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pak Purba, Ubah Lahan Tidur Jadi Agribisnis Lemon Tea

Tim Redaksi: Minggu, 05 Agustus 2018 | 15:45 WIB

Pak Purba
Awalnya lahan seluas kurang lebih 3 Ha ini termasuk lahan "tidur". Namun saat ini telah berubah drastis menjadi agribisnis.

Perubahan ini berhasil dilakukan Opat Parulian Purba, yang biasa dipanggil dengan sebutan pak Purba.

Saat berbincang-bincang di lahan pertanian miliknya, di Marihat Huta Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Sabtu (4/8/2018). Opat Parulian Purba mengungkapkan sangat tertarik dengan pertanian dan perkebunan.

Bermodal ilmu pengetahuannya, dirinya merubah lahan itu menjadi lokasi yang jauh lebih benilai. Dengan potensi menghasilkan dari sektor pertanian.

Diatas lahan ini ada beberapa jenis tananam. Seperti, kunyit, cabe rawit, jahe dan lemon tea. Selain itu juga ada jeruk nipis dan jeruk manis.

Dikatakan Opat Parulian Purba, dirinya sangat tertarik dengan tananam Lemon Tea karena sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. Dan juga sangat dibutuhkan dipasaran.

Dengan rutin secara teratur mengomsumsi lemon tea ini, menurutnya akan membuat tubuh kita akan lebih sehat. Banyak jenis penyakit (bakteri) yang bisa disembuhkan dengan lemon tea. Lemon tea, dapat mengeluarkan racun dalam tubuh, mengobati flu, asam urat dan lainnya.

"Lemon tea memiliki kandungan yang disebut flavonoid. Kandungan ini berfungsi mengurangi peradangan dan mencegah pembentukan bekuan darah di arteri. Artinya, sangat baik untuk melawan serangan jantung.

Selain itu, Lemon tea juga mampu menghilangkan racun dari dalam tubuh, memberikan energi pada tubuh kita.

Secara psikologis, lemon tea ini mampu menyegarkan pikiran dan meningkatkan kejernihan mental kita," kata Opat Purba.

Lahan ini termasuk baru dikelola, terlihat masih tahap pematangan lahan dan pembibitan. Saat disinggung sistem pengelolannya, dirinya mengatakan dikerjakan secara manual.

"Pengelolaan kita lakukan secara manual, tanpa menggunakan alat berat. Pengerjaan lahan ini dikerjakan dengan bantuan sanak keluarga. Namun lebih fokus, ito dan lae marga Samosir (saudara perempuan dan ipar) lah.

Diatas lahan ini kita akan bagi, 1 Ha kita tanam Lemontea, 1 ha untuk Jeruk Nipis dan 1 Ha lagi Jeruk Manis," ungkap Opat Parulian Purba.

Opat Parulian Purba berharap semoga dengan pengelolaan ini, warga sekitar dapat lebih semangat untuk mengelola lahannya masing-masing. Kita siap membantu jika ada warga memerlukan dalam bentuk kerjasama.

"Saat ini permintaan hasil pertanian, Lemon Tea sangat besar. Tapi kita masih kewalahan untuk memenuhi pasar tersebut," katanya.(js)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait