loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Disdik Sergai Sembelih 24 Hewan Kurban

Tim Redaksi: Kamis, 23 Agustus 2018 | 17:07 WIB

SERGAI,- Jajaran Dinas Pendidikan menggelar penyembelihan hewan Qurban Idul Adha 1439 H/2018 M sebanyak 24 Ekor Sapi, Kamis, (23/8) bertempat di Halaman kantor Dinas Pendidikan Sergai.

Turut hadir  Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Kadis Pendidikan Drs. Jhoni Walker Manik, MM, Kabag Kesra Sudarno, S.Sos, Kepala Bank Sumut Cabang Sei Rampah Ahmad Pasundan Tarigan,  Ustadz Sulaiman (Sule),  Ketua FKUB Drs. H. Irfan El-Fuadi Lubis, Mewakili BNN Sergai, Muspika Sei Rampah, DWP unit Diknas, para Kepsek, Pengawas, Korwil, Guru,  tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyampaikan apresiasinya terhadap Dinas Pendidikan Sergai untuk gerakan amal saleh dengan menyembelih hewan qurban dan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan.

“Tidak akan pernah ada seorang guru yang jatuh miskin hanya karena bersedekah dan berqurban, malah akan bertambah rezekinya,” katanya.

Ditambahkan Bupati,  di hari raya Idul Adha tahun ini banyak sekali masyarakat di Sergai yang berqurban, hal ini menandakan bahwa masyarakat mempunyai tingkat solidaritas yang tinggi serta mempunyai banyak rezeki.

Terkait dengan pembangunan jalan yang saat ini sudah semakin membaik dan sudah di hotmix seperti di daerah Kecamatan Pegajahan, kemudian di jalan simpang Matapao menuju Sialang Buah. Hal ini akan terus menjadi prioritas Pemkab Sergai sehingga di tahun 2020 sarana jalan yang terdapat di beberapa kecamatan akan semakin membaik, ujarnya lagi.

Bupati Soekirman menghimbau seluruh elemen masyarakat, orang-orang yang baik, alim ulama untuk bersatu menjaga anak cucu kita serta para generasi penerus dan menjaga kekondusifan daerah sehingga Kabupaten Sergai.

"Begitupun dengan para pendidik di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, mari kita dedikasikan ilmu yang kita miliki untuk generasi kita sehingga generasi kita akan memiliki pendidikan yang berkarakter," ajaknya.

Dalam melaksanakan pekerjaan, Bupati menyarankan agar kita menghindari 7 (tujuh) dosa yang akan menghancurkan kita seperti yang diungkapkan oleh Mahatma Gandhi yaitu, kekayaan tanpa kerja, kenikmatan tanpa suara hati, pengetahuan tanpa karakter, bisnis tanpa moralitas, ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan, agama tanpa pengorbanan, politik tanpa prinsip.

"Seperti halnya juga istilah bagi suku Jawa untuk selalu menghindari “ mo limo” yaitu madat, minum, main judi, medok dan maling. Apabila kita dapat menghindarkan semua hal-hal tersebut, Insya Allah hidup kita akan tenteram dan damai,"ungkap Bupati Soekirman.

Diakhir sambutannya, Bupati Soekirman mengajak elemen masyarakat untuk merapatkan barisan. Apapun tugas yang dibebankan maka jalankan dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah ribut, karena semua itu pimpinan yang akan menilai. Jika ada hal-hal yang kurang berkenan sampaikanlah pada atasan.

Jadikan semangat Nabi Ibrahim dalam berqurban untuk mempertebal keimanan membangun solidaritas dan gotong royong serta kasihilah kaum dhuafa, pungkasnya.

Sementara Kadisdik Sergai Drs. Jhoni Walker Manik, MM mengatakan bahwa jajaran Dinas Pendidikan akan menyembelih 24 ekor sapi. Penyembelihan hewan qurban ini disampaikan melalui surat edaran mulai dari Kepala Dinas hingga ke Kepsek, guru-guru, pengawas yang ingin berqurban di hari raya Idul Adha.

Lanjutnya, momentum seperti ini akan terus kami pertahankan dan laksanakan dengan baik. Harapan kami sesuai dengan arahan pimpinan agar tetap bersyukur apa yang sudah didapat dan berbagi dengan orang yang membutuhkan terutama ditempat dimana kita bertugas.

“Bagi tenaga pendidik/guru yang mempunyai tugas dalam mencerdaskan anak bangsa tidak boleh lengah, manajemen pengawasan tetap ditingkatkan terutama para Korwil agar tetap memberikan pengawasan di lingkungan kerja masing-masing,"paparnya.

Ditambahkan nya lagi, Dinas Pendidikan juga terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan salah satunya yang sudah diterapkan adalah Gerakan Green, Clean and Life (GCL) yang artinya gerakan hijau, bersih dan kehidupan yang nyaman dan menyejukkan disekolah-sekolah, tandasnya.

Diakhiri tausiyah agama oleh Ustadz Sulaiman atau yang akrab disapa Ustadz Sule, menyampaikan kegiatan ini terlaksana atas izin Allah SWT. Allah juga tidak membeda-bedakan umatnya, Allah melihat manusia dari ketaatan dan keimanannya. Dikatakannya bahwa hikmah qurban adalah pertama dengan qurban kita belajar kesabaran dan ketaqwaan lewat Nabi Ibrahim, AS.

"Akan tetapi pada setiap manusia akan diuji melalui hartanya, melalui badannya dan keluarganya. Kedua, dengan berqurban akan membersihkan harta dan ketiga menjaga silaturahmi. Oleh karenanya berikanlah qurban sepertiganya bagi fakir miskin, sepertiga lagi untuk jiran tetangga dan sepertiganya bagi keluarga, ucapnya.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html