Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pemkab Sergai Gelar Halal Bihalal

Tim Redaksi: Kamis, 12 Juli 2018 | 22:03 WIB


SERGAI,- Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Halal Bihalal bertempat di Halaman Apel Kompleks Kantor Bupati Serdang Bedagai di Sei Rampah, Kamis (12/7).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Pasaribu, S.Sos, S.IK, M.Si, Kajari Jabal Nur, SH, MH, Wabup Darma Wijaya, Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM, Ketua MUI Sergai Lukman Yahya, Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny. drg. Hj. Khairani Hadi Winarno, para Kepala OPD, Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.

Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup, Kapolres, Kajari dalam mengawali sambutannya  mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H “Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.”

"Untuk membangun dan memajukan daerah kita baik itu di tingkat desa, kecamatan ataupun kabupaten harus memiliki 4I yaitu Inspirasi, Imajinasi, Inovasi dan Inisiatif, ujarnya.

Lanjutnya, dari 4I inilah kita berupaya bagaimana agar bisa menciptakan sesuatu yang unik dan positif sehingga dapat dijadikan sebagai ciri khas dan daya tarik tersendiri dari desa, kecamatan ataupun kabupaten kita ini, pungkasnya.

Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Eka Putra Pasaribu menambahkan, tingkat kemacetan, kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas selama bulan Ramadhan sampai dengan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1439 H mengalami penurunan yang cukup signifikan, hal ini tidak terlepas dari adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, penegak hukum dan juga masyarakat.

Kapolres mengharapkan kerjasama seperti ini juga dapat dilakukan palam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Sergai.

Selanjutnya Kajari Sergai Jabal Nur, SH, MH menambahkan, masalah penanggulangan narkotika baik jajaran Polri maupun Kejaksaan tidak akan menolerir setiap tindak kejahatan narkotika. Masyarakat juga diharapkan lebih tanggap terhadap hal-hal yang mencurigakan terlebih lagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai harus lebih waspada karena saat ini peredaran narkotika tidak hanya melalui jalur darat tetapi juga laut.

Dalam tausiyahnya Ustadz Samin Pane mengatakan bahwa ada 4 model manusia diantaranya: dia yang selalu mau tahu, dia yang tidak tahu tapi sok tahu, dia yang tahu tetapi pura-pura tidak tahu dan dia yang tidak tahu tetapi tidak mau tahu.

Samin Pane juga menyampaikan ceramahnya dengan pepatah-pepatah dalam bahasa Inggris seperti we can buy the book but we can’t buy the knowledge (kita dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli ilmu pengetahuan), we can buy the watch but we can’t buy the time (kita dapat membeli jam tapi tidak dapat membeli waktu).

Selain itu Ustadz Samin Pane juga berpesan khususnya bagi para pemimpin di Sergai bahwa dalam membangun sebuah daerah hendaknya memiliki 4C

yaitu: Concept(konsep), Confidence (kepercayaan diri),Connection (jaringan/hubungan) dan Cost(biaya). Sebagai manusia kita harus bisa meneladani profesi tukang parkir yang maknanya meskipun ada begitu banyak mobil yang dia parkirkan tidak membuatnya menjadi sombong karena sadar bahwa semua mobil itu hanyalah titipan.

"Karena ada 4 cobaan yang sering membuat manusia menjadi sombong yaitu: bertambah ilmunya, bertambah tinggi jabatannya, bertambah hartanya dan bertambah tinggi keimanannya,"ucap Ustadz Sampan.(YR)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait