Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ketua DKSU : Film "22 MENIT" Gambaran Polri Yang Promoter

Tim Redaksi: Kamis, 19 Juli 2018 | 11:26 WIB

22 Menit
Ketua Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) Baharuddin Saputra, SH mengatakan bahwa film berjudul " 22 Menit" garapan Sutradara Eugene Panji  yang terinpirasi dari tragedi Bom Sarinah pada Januari 2016 patut mendapat apresiasi  karena menggambarkan sosok juang tugas Polri yang Promoter, Profesional, modern dan terpercaya.

" Yang pasti dari sisi sinematografy enakloh ditonton. Pesan yang disampaiklan jelas, bahwa dalam berbagai situasi Polri harus tampil optimal. Semoga peristiwa keberhasilan tugas Polri yang heroik dalam mengungkap berbagai aksi kriminalitas dapat juga di filmkan" ujar Bahar yang dikenal sebagai aktor dan penggiat film di Medan, Kamis (19/7/18) dikantor DKSU, jalan Darussalam Medan.

Ditambahkan, sejauh ini pihaknya melalui Komite Film DKSU telah membuat rencana kegiatan memproduksi   film cerita berbagai kehidupan sebagai upaya menggelorakan dunia film di Sumut.

Ia kagum dan bangga de gan kebijakan Promoter Kapolri Jenderal Polisi Prof Tito Karnavian yang memberikan ruang bagi sineas untuk berekspresi lewat dunia film. Program Managemen Media  yang beliau kedepankan salah satu unsurnya ya dunia film sebagai media visual.

Seperti diungkap sang sutradara Panji, Film ini diilhami dari cerita nyata, namun tetap ada dramatisasi dan bumbu fiksi. Panji sempat menjelaskan, 22 Menit berisi 70 persen kejadian nyata dan 30 persen lainnya fiksi.

Film diberi tajuk 22 Menit, sesuai durasi yang dihabiskan Polri untuk meringkus teroris Bom Sarinah dalam kejadian nyata. Film itu mengambil unsur humanis dari lima sudut pandang atau karakter yang berbeda, termasuk polisi, pengunjung kafe, pengguna jalan dan pekerja.

Film itu pun banyak dibantu Polri. Paling mudah, saat mereka diberi akses syuting di Car Free Day selama beberapa lama. Polri juga memberi bantuan berupa barakuda dan helikopter.

Hasilnya, film yang dijadwalkan tayang 19 Juli mendatang. 22 Menit dibintangi Ario Bayu sebagai anggota pasukan anti terorisme bernama Ardi. Aktor lain yang turut berperan adalah Ade Firman Hakim, Ence Bagus, Ardina Rasti, Hana Malasan dan Taskya Namya .

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang hingga saat ini masih memberikan kepercayaan yang tinggi kepada institusi polri.

"Ya, polisi akan terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Terima kasih atas kepercayaan itu," tutupnya.(dra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait