Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Dinas Kesehatan Sergai Gelar Peringatan HLUN Tahun 2018

Tim Redaksi: Rabu, 04 Juli 2018 | 18:03 WIB



PANTAI CERMIN,-  Dinas Kesehatan Kabupaten  Sergai menggelar Jamboren Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Empati Masyarakat Sakit (Gemas)  dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2018 dengan tema "Edukasi Lansia Hidup Sehat,  Sejahtera dan Mandiri Bagi 1000 Lansia" bertempat di Pantai Pondok Permai Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin,  Rabu (4/7/2018).

Dalam Acara tersebut,  Kabupaten Serdang Bedagai Mendapat Penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia yang langsung di serahkan oleh  Senior Manager MURI Ngadri atas rekor "Edukasi Hidup Sehat Mandiri Kepada Lansia Terbanyak"

Acara tersebut dihadiri Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman, Sekdakab Sergai Drs. Hadi Winarno, MM, Senior Manager MURI Yusuf Ngadri, Ketua Penggerak PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua DPC GOPTKI Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya,   Ketua DWP Sergai Ny Hj. Khairani Hadi Winarno, para Asisten,  para kepala OPD,  para Camat serta seribuan Lansia Se-Sergai.

Bupati yang didampingi oleh sang isteri dan juga Sekdakab yang di dampingi isteri juga turut mengikuti senam Lansia yang di selenggarakan Dinas Kesehatan Serdang Bedagai.

Diawali sambutan kepala dinas kesehatan dr. Bulan Simanungkalit, M. Kes mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mewujudkan lansia yang tangguh dan masyarakat sergai yang sehat. Hari ini kami juga  nenyelenggarakan  beberapa perlombaan yang di peruntukan bagi para lansia  dan juga pelayanan kesehatan yang turut memperlengkap acara ini.

"Kami melihat bayak sekali lansia yang sakit dan sudah tak lagi menjaga kesehatannya,  maka dari itu kami melakukan kegiatan edukasi pada hari ini guna menyadarkan para lansia akan pentingnya kesehatan. Kami berharap dengan di selenggarakannya acara ini dapat membuat para lansia menjadi lebih sehat dan mandiri,"kata Kadis.

Dalam sambutan perwakilan lansia, Mansur menuturkan kami seluruh lansia merasa gembira dan semangat sebagai lansia karena Pemkab Sergai terus memperhatikan kami,  inilah harapkan kami sebagai lansia agar acara ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Saya kini telah menginjak usia 61 tahun dengan demikian pasti saya banyak membutuhkan asupan giji dan asupan makanan yang lengkap.  dengan di adakannya acara seperti ini kami ucapkan terimakasih," ujarnya.

Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya mengatakan bahwa Lansia merupakan sebuah siklus hidup manusia yang hampir pasti dialami setiap orang. Kenyataanya saat ini, tiap kali kita menyebut kata Lansia yang terbesit dibenak kita adalah seseorang yang tidak berdaya dan memiliki banyak keluhan kesehatan. Oleh karena itu perhatian pemerintah di negara-negara berkembang terhadap penduduk Lansia belakangan ini terus meningkat. Hal ini karena pesatnya pertumbuhan penduduk Lansia.

"Lansia yang sehat harus terus diberdayakan agar tetap sehat sejahtera dan hidup mandiri selama mungkin. Diingatkan Bupati kepada OPD/Lintas Sektoral terkait, khususnya Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan secara khusus kepada para Lansia dan menempatkan para Lansia ditempat yang sebaik-baiknya yang artinya hormati dan layanilah para Lansia tersebut dengan penuh rasa kasih sayang sebagaimana kita perlakukan orang tua kita," ungkap Bupati.

Ditambahkan Bupati Soekirman, dengan adanya hari kesehatan Lansia tahun 2018 yang ke-23 di Kabupaten Sergai, kita susun dalam kegiatan “Jambore GERMAS dan GEMAS melalui Edukasi mewujudkan Lansia sehat, sejahtera dan hidup mandiri maka dapat kita wujudkan di Kabupaten Sergai menjadi kabupaten ramah Lansia.

Bahwa doa adalah kekuatan,  terutama bagi orang orang yang kurang sehat,  untuk lebih sehat,  sebab kita orang yang beragama.

Oleh sebab itu, sayangi lah orang tua dan sayangilah lansia agar kamu memiliki umur yang panjang,  berbicara soal mati dan hidup semua itu sudah menjadi urusan allah,  namun berbicara  soal kehidupan kita haruslah bisa hidup sehat,  soal sehat saya ingin beritahu kepada kita semua yang ada di sini  bahwa seorang datuk yang bernama mahatir yang berusia 93 tahun  bisa terpilih menjadi presidan di Malaysia , beliau adalah contoh bagi kita yang belum mencapai usia tersebut untuk  tidak kehilangan semangat dan selalu meningkatkan semangat.

"Dalam kegiatan di waktu luang saya berolahraga dengan keladang menanam-nanam dan mencangkul agar saya mendapat keringat.   Jika kita sudah tua ada lima kuncinya: 1.  ketuhanan,  2. Kekeluargaan,  3. Menjaga Kesehatan 4. Mencukupi Kebutuhan 5. Kerjaan sampingan,  kelimahal ini perlu kita tingkatkan terus. Jangan patah semangat dan  jangan putus asa dalam menjalankan kehidupan,"tandasnya.(YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait