loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Belum Permanen, Benteng Sungai Belawan Terancam Jebol

Tim Redaksi: Selasa, 31 Juli 2018 | 21:50 WIB

Terancam jebol
DE‎LISERDANG - Kondisi benteng atau tanggul Sungai Belawan di sepanjang Kecamatan Hamparanperak belum dibangun permanen. Akibatnya, terancam jebol dan mengancam banjir.

 Keadaan tanggul yang merupakan aliran sungai dari Sungai Diski ke Muara Belawan sebelumnya pernah meluap dan jebol, sehingga ribuan kepada keluarga (KK) di Dusun IV, V dan VI Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang terjadi musibah banjir pada tahun 2013.

 Pengalaman musibah yang pernah terjadi, terus menghantui warga sekitar. Masyarakat sangat berharap pemerintah kabupaten dan provinsi untuk segera membangun tanggul secara permanen.

 Tokoh Pemuda Deliserdang, OK Muhammad Hatta, Selasa (‎31/7), mengatakan, memasuki musim hujan yang terjadi hingga kedepannya, akan mengkhawatirkan terjadi musibah yang tidak diinginkan seperti beberapa tahun silam.

 Alasannya, kondisi benteng yang belum dibangun permanen, akan mengancam banjir bagi masyarakat khususnya di Perumahan Yuki, Desa Hamparanperak, Kecamatan Hamparanperak.

 "Kita minta pemerintah, untuk segera merealisasikan janjinya untuk membangun tanggul secara permenan. Karena, wacana itu sudah ada sejak masa bupati almarhum Amri Tambunan," sebut OK Hatta.

 Dijelaskan pria yang aktif di organisasi pengusaha muda Deliserdang ini, selain kondisi benteng yang belum permanen, kondisi aliran yang merupakan bagian dari aliran Sungai Diski juga masih dangkal.

 Harapannya, pemerintah segera melakukan normalisasi Sungai Belawan dengan cara melakukan pengorekan dan penataan sungai dari sampah. Sehingga, mampu menampung volume air ketika hujan dan air kiriman dari gunung.

 "Kalau memang wacana pembangunan benteng secara permanen belum terlaksana, pemerintah setidaknya melakukan normalisasi sungai, jangan sempat terjadi musibah baru repot," tegas OK Hatta.

 ‎Sementara itu, Camat Hamparanperak, Supranoto yang dikonfirmasi melalui via telepon, seakan tidak peduli dengan kondisi di wilayah kerjanya, karena berulang kali ditelepon dan di sms tidak menjawab. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html