loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Korban KM Sinar Bangun Terekam ROV Ini Diyakini Asal Binjai

Tim Redaksi: Sabtu, 30 Juni 2018 | 19:10 WIB


Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun meyakini temuan objek diduga jenazah di dasar perairan Danau Toba, yang sempat terekam kamera robot bawah air atau Remotely Operated Vehicle(ROV) merupakan jenazah Dika Ferdian, warga Kota Binjai.

Dika sendiri merupakan satu dari tujuh anggota keluarga asal Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, yang dilaporkan hilang, dalam musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, tidak jauh dari Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, 18 Juni 2018 lalu.

"Kami yakin itu Dika. Sebab dari ciri pakaian memang mirip dengan jaket yang dipakainya," kata Putri Rahmadani, salah seorang kerabat korban, sembari menunjukan foto terakhir Dika bersama sang ibu, Fahrianti, Sabtu (30/6/2018).

Terkait hasil temuan itu pula, Putri mengaku sangat berterima kasih kepada Badan SAR Nasional (Basarnas), sembari berharap tim penyelamat dapat secepatnya mengeluarkan jenazah para korban dari dasar danau.

"Mudah-mudahan seluruh korban bisa secepatnya dikeluarkan dari dasar danau. Sehingga tidak ada lagi pihak yang mencemaskan nasib anggota keluarganya yang menjadi korban dalam musibah itu, terang Putri.

Sebelumnya, Kamis (28/6), teknologi ROV Basarnas berhasil merekam keberadaan objek diduga bangkai KM Sinar Bangun, berikut muatan sepeda motor dan beberapa jenazah korban, di kedalaman 450 meter dari permukaan air Danau Toba.

Dari hasil rekaman itu, salah satu objek diduga jenazah korban merupakan Dika Ferdian, yang dikenali dari ciri dan corak pakaian korban, dalam foto terkahir bersama sang ibu, di kawasan Parapat, Kabupaten Simalungun.

Selain menenggelamkan Dika Ferdian, musibah KM Sinar Bangun turut menenggelamkan sang ayah, Burhanuddin, ibunya, Fahrianti, ketiga kakaknya, Maya Oktaviyanti, Dedi Handrian, dan Neneng Nur Ainun, serta kaka iparnya, Yani.

Dari seluruh korban, baru jenazah sang ibu, Fahrianti, yang berhasil ditemukan tim penyelamat, 20 Juni 2018 lalu. Saat ini jenazah korban telah dimakamkan di Pekuburan Muslim, Kelurahan Pujidadi, Jalan Gunung Bendahara, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Selain satu keluarga tersebut, terdapat dua warga Kota Binjai lainnya yang menjadi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Mereka itu, Doni Septiawan dan Arinsyah, suami-istri, warga Jalan Datuk Bakar, Kelurahan Pekan Binjai Kecamatan Binjai Kota.(Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html